Bupati Willy Lay Serahkan BLT Bulan Kedua di Desa Fatuketi
Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) terus menyalurkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) tahap I bulan kedua di sejumlah desa
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) terus menyalurkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) tahap I bulan kedua di sejumlah desa.
Selasa, (23/6/2020), Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH menyerahkan BLT tahap I bulan kedua secara simbolis kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakulukmesak.
Dalam penyaluran BLT, Bupati memberikan himbuan kepada masyarakat, baik dalam penggunaan uang bantuan maupun penerapan pertokol kesehatan selama pandemi Covid-19.
• Pasien PDP SBD Meninggal di RSUD Waikabubak
Bupati Willy Lay mengungkapkan, kehadiran seorang Bupati saat penyaluran BLT merupakan bagian dari tugas untuk memastikan penyaluran bantuan pemerintah kepada masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Selain itu, Bupati juga mengecek pengumuman nama-nama penerima bantuan yang umumkan pemerintah desa.
Hal ini penting karena penyaluran BLT tahap I bulan pertama sudah selesai dan tidak ada masalah. Hal ini bisa terjadi karena pemerintah selalu tekankan transparansi dengan cara mengumumkan nama-nama penerima bantuan di papan informasi kantor lurah dan desa masing-masing.
• Peduli Kemanusiaan, Polres Ngada Sumbang 70 Kantong Darah untuk PMI Ngada
"Hari ini penyaluran BLT Dana Desa tahap I bulan kedua. Ini berarti penyaluran tahap I tidak bermasalah.
Kedatangan saya kesini untuk memantau secara langsung penyalurannya sehingga tepat sasaran," ujar Bupati Willy Lay.
Lanjut Willy Lay, saat ini penyaluran BLT tahap I untuk jatah bulan kedua. Mekanisme penyaluran tetap sama dan aspek transparansi harus tetap diperhatikan. Oleh karena itu, sebagai bupati, ia datang mengecek apakah pengumuman nama-nama penerima masih ditempel atau tidak. Dan dari pantuannya, di Desa Fatuketi masih ada pengumuman nama-nama penerima bantuan.
Bupati Willy Lay juga menyampaikan, bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap I akan segera disalurkan dan penyalurannya sekaligus untuk bulan pertama dan kedua, sehingga bulan ketiga penyalurannya sudah bersama-sama dengan bansos yang lain.
"Jadi untuk JPS terima dua bulan sekaligus sebesar Rp 1.2 juta. Menurut data yang disampaikan di Desa Fatuketi ada 36 KK yang diusulkan masuk dalam JPS," terang Bupati Belu.
Kepala Desa Fatuketi, Markus Y. Taus melaporkan, masyarakat Desa Fatuketi yang menerima BLT Dana Desa sebanyak 216 KK, PKH 197 KK, Perluasan Sembako 86 KK, BST 72 KK dan ada 36 KK yang belum menerima bantuan. Data 36 KK dimaksud sudah diajukan ke kabupaten untuk masuk dalam bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang dibiayai APBD Kabupaten Belu.
Pimpinan Bank NTT Cabang Atambua, Fridolina M.M. Faturene memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Fatuketi karena masih menerapakan protokol kesehatan.
Fridolina mengharapkan, bantuan yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan secara baik
untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Bila ada uang lebih bisa ditabung di Bank NTT.
"Jika ada lebih kami menganjurkan untuk ditabung di Bank NTT. Selain menabung juga masyarakat bisa menggunakan fasilitas kredit KUR jika memiliki usaha. Menabung di Bank NTT juga persyaratannya mudah karena hanya fotocopy KTP dan uang 20 ribu sudah bisa menjadi nasabah Bank NTT dan juga ada macam-macam pelayanan yang kami siapkan," pungkas Fridolina.
Turut hadir mendampingi Bupati Belu,
Kasat Pol PP, Aloysius M. Fahik, S.STP, Kabid Pemdes Dinas PMD, Marselus Koi, Camat Kakulukmesak, Amandus Linci, S.Pt, Kapolsek Kakulukmesak, Danramil Kakulukmesak. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-willy-lay-serahkan-blt-bulan-kedua-di-desa-fatuketi.jpg)