Aspal Menuju Maumbawa Terbelah

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Kezewea, Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada membawa dampak yang cukup luas

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Kondisi jalan raya Pagulutu Boraba yang terbelah di Desa Kezewea Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada, Kamis (18/6/2020). 

POS-KUPANG.COM - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Kezewea, Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada beberapa pekan terakhir ini membawa dampak yang cukup luas di masyarakat kabupaten tersebut.

Banjir dan air tergenang terjadi di beberapa tempat. Bahkan akibat hujan yang terus mengguyur dalam beberapa hari tersebut menyebabkan, ruas jalan menuju Maumbawa terbelah. Lokasi yang jalan terbelah tersebut tepatnya di Pagulutu Boraba Desa Kezewea Kecamatan Golewa Selatan.

Kearifan Lokal Mendukung Pelestarian Konservasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat

Kondisi itu tentu sangat memrihatinkan, apalagi ruas jalan tersebut merupakan satu- satunya ruas jalan menuju Maumbawa dari Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada.

Kami sangat berharap pemerintah segera mengatasi persoalan tersebut sehingga tidak mengganggu arus lalulintas dari dan ke Desa Kezewea.
Terima Kasih

Thomas A
Warga Kezewea

Tanggapan
Pengendara Harus Berhati-hati

Memang benar, selama beberapa hari ini hujan lebat mengguyur wilayah Golewa Selatan, Kabupaten Ngada.

Mahasiswa Tolak Pabrik Semen, Begini Tanggapan Anggota DPRD Matim

Ruas jalan yang menjadi akses satu-satunya menuju Maumbawa dari Bajawa terbelah akibat hujan tersebut. Oleh karena itu kami berharap para pengendara kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun roda empat harus hati-hati ketika melintas.

Tanah terbelah itu sudah terjadi hari Senin hingga Selasa saat hujan lebat mengguyur wilayah kami. Ruas jalan di sini Pagolutu Boraba terbelah. Mesti hati-hati.

Melihat kerusakan jalan yang cukup parah tersebut maka saya meminta semua pelintas berhati-hati ketika melewati kawasan tersebut karena semakin hari semakin terbelah. Himbauan saya agar pengendara selalu waspada dan hati-hati.

Kemungkinan tanah terbelah tersebut akibat pergeseran tanah akibat curah hujan tinggi. Sehingga berpotensi pada kerusakan jalan Maumbawa-Malanusa.
Jalan menuju Maumbawa juga sering terjadi longsor sehingga untuk harus selalu waspada dan berhati-hati ketika melintas.

Memang sementara ini masih bisa lewat. Kita takutkan bilamana hujan serta kendaraan berat lewat maka bisa terjadi penurunan tanah berdampak pada pergeseran tanah dan bisa jalannya putus.(gg)

Kepala Desa Kezewea
Man Haji Bamoro

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved