Breaking News:

New Normal

VIDEO - Hari Pertama New Normal, Gugus Tugas Covid-19 Jemput Penumpang di Bandara

VIDEO - Hari Pertama New Normal, Gugus Tugas Covid-19 Jemput Penumpang di Bandara

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Jhony Simon Lena

VIDEO - Hari Pertama New Normal, Gugus Tugas Covid-19 Jemput Penumpang di Bandara

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Hari pertama penerapan tatanan normal baru atau new normal, Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Sumba Timur tetap mengawasi arus masuk keluar pelaku perjalanan.

Tim gugus tugas ini menjemput penumpang yang tiba melalui Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu.

VIDEO - Hujan di Satarmese, Banjir Merendam dan Merusak Padi Sawah Petani di Lima Desa

VIDEO - Komunitas Meju Art Bajawa Lukis Dinding Stadion Lebijaga dengan Aneka Mural

VIDEO - Mengais Rupiah Ditengah Pandemi Covid-19, Bocah 10 Tahun di Bajawa Jual Sayur Keliling Kota

Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin (15/6/2020), sekitar pukul 10.15 wita, Pesawat Nam Air tiba dan hanya membawa dua penumpang.

Tim gugus tugas juga sudah hadir untuk melakukan tugas dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.
Hadir pada saat itu Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sumba Timur, Mikail Jakalaki, Sekretaris BPBD, Herry Ratucoreh, PosAL Waingapu, Brimob dan petugas kesehatan dan lainnya.

Sementara di terminal kedatangan, ada juga petugas yang langsung mengecek kelengkapan atau syarat perjalanan yang dimiliki penumpang.

Saat penumpang keluar dari terminal kedatangan, petugas mengarahkan agar penumpang meletakkan barang bawaan untuk disemprot disinfektan.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur, Domu Warandoy mengatakan, meski sudah masuk tantanan normal baru atau new normal, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur tetap melakukan pengawasan terhadap semua pelaku perjalanan.

Menurut Domu, setiap pelaku perjalanan dari daerah terpapar khususnya dari luar Provinsi NTT sesuai dengan edaran Pemerintah Provinsi NTT,maka pelaku perjalanan itu wajib menunjukkan surat kesehatan dan keterangan pemeriksaan rapid test dan tes PCR.

"Jadi perjalanan antar daerah di NTT tidak pakai rapid test, karena kita di Sumba Timur terbatas rapid test. Kecuali penumpang yang datang dari luar NTT atau dari bagian barat maka wajib harus ada hasil rapid test atau PCR," kata Domu.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved