4.299 Warga Sumba Timur Sudah Selesai Karantina Mandiri

Sebanyak 255 pelaku perjalanan di Kabupaten Sumba Timur saat ini masih melakukan karantina mandiri

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur, Domu Warandoy 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Sebanyak 255 pelaku perjalanan di Kabupaten Sumba Timur saat ini masih melakukan karantina mandiri. Sedangkan 4.299 orang sudah selesai masa karantina mandiri.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease ( Covid-19) Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (13 /6/2020), menyebutkan, data pelaku perjalanan di Sumba Timur sebanyak 4.554 orang.

Dari total pelaku perjalanan itu, sebanyak 4.299 orang telah selesai karantina mandiri, sedangkan 255 orang masih melakukan karantina mandiri.

Peringatan Bulan Bung Karno, DPC PDIP Sikka Tanamkan Nilai Gotong Royong Bagi Generasi Muda

Data Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 179 orang dan 178 telah selesai dipantau sehingga di Sumba Timur saat ini tinggal satu ODP.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini tidak ada. Sebelumnya PDP empat orang namun semuanya telah selesai dipantau.

Pengendalian Belalang di Sumba Timur Terus Berlanjut

Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) di Sumba Timur saat ini sebanyak 74 orang. Ada 72 OTG selesai masa pemantauan dan tinggal dua OTG dalam pemantauan.

Pasien positif Covid-19 sebanyak delapan orang dan enam orang telah sembuh. Tersisa dua orang pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu.

Sekda Sumba Timur yang juga Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H,M.Si mengatakan, kasus positif Covid-19 di Sumba Timur merupakan kasus impor.

Kedelapan pasien positif itu berasal dari kluster STT Sangkakala Grogol Jakarta.

"Saat ini masih ada dua pasien yang dirawat dan masih menunggu hasil pemeriksaan swab. Kita berharap hasilnya negatif sehingga semua pasien bisa dipulangkan ke rumahnya masing-masing," kata Domu. (Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved