Pemred Harian Pagi POS-KUPANG Silaturahmi ke Universitas Terbuka Kupang

Terlihat suasana mulai terlihat rilex dengan sentuhan teh panas ala universitas terbuka, dan Perbincangan mulai berlangsung hangat

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG. COM, RAY REBON
Kegiatan Silaturahmi Harian Pos Kupang, ke Universitas Terbuka Kupang, Selasa (9/6/2020) 

Pemred Harian Pagi POS-KUPANG  Silaturahmi Ke Universitas Terbuka Kupang

POS-KUPANG. COM| KUPANG-- Pemimpin Redaksi, Hasyim Ashari bersama Advertising Manager Pos Kupang, Abdul Rahman dan bagian iklan, jalin silaturahmi ke universitas Terbuka. Selasa (9/6/2020).

Kedatangannya  disambut Direktur Universitas Terbuka (UT) Kupang, Drs. Yos Sudarso, M. Pd.

Direktur Universitas Terbuka Kupang, ramah menyambut Pemimpin Redaksi Pos Kupang beserta Rekan-rekannya.

Saat itu, terlihat ruangan kerja Direktur UT tertata rapi.

Dalam pertemuan ini, Direktur Universitas Terbuka menyampaikan, kalau di UT itu ada sedikit berbeda dengan universitas-universitas negeri lainnya. Kalau di Universitas negeri lakukan pengajaran, penilitian dan pengabdian. Di UT juga sama. namun kami ada tugas tambahan yang manegemenya juga sebanding.

"Kami melalui data dan kontrol jarak jauh. Misalnya tutorial online, karena UT sudah lama gunakan program itu. Dan dosen-dosenya cara pengajarannya menggunakan online. Jadi satu dosen pada ketentuanya. Dan karena jumlah mahasiswa kami banyak, tidak mungkin dosen UT yang mengajar semua, dan kami pakai dosen luar, tapi dengan persyaratan S2," tutur Yos

Dosennya mengajar online, lanjut Yos, dan juga merancang pembelajaran. Apalagi trend sekarang dengan situasi covid 19 ini, sistem pembelajaran tidak tatap muka. Namun kami berhasil sekarang dengan pembelajaran jarak jauh (online).

Jadi ada yang disebutnya,sistem pembelajaran yang langsung dan tidak langlgsung.

Pada pertemuan ini juga, Advertising Manager, Abdul Rahman  menawarkan kerjasama Pos Kupang dengan Universitas Terbuka dengan memberikan Publikasi masif. Jadi, UT kedepan lebih mengembangkan sistim pengajaran menggunakan digital.

"Karena dari 2011, Tribun News sudah mengembangkan ke digital, dan salah satunya Pos Kupang untuk saat ini, karena kami serius bagian online kami, perbulan mei 75.000 jumlah visitor kami perhari," ujar Rahman.

Dan ini untuk daerah NTT saja kami bisa klaim bahwa kami yang terbesar karena, informasi ini dari google analitik yang kami pakai.

Dan ada beberapa teman yang melihat visitor kami, untuk dimanfaatkan untuk komunikasi programnya, sosialisasi kegiatan. Karena mungkin dilihat dari visitor seperti itu efektif untuk komplikasi.

Selain itu lanjut Rahman, Pos-Kupang memiliki event organizer (IO). Karena di situasi covid ini, alternatif lain kita harus pilih untuk membuat event tapi virtual

"Hari kemarin kami lakukan konser amal. Dan konser amal itu event tetapi tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jadi, kami kerjasama dengan Pasya Ungu dengan seniman-seniman lokal, dan kami sajikan di Youtube sambil masyarakat bisah berdonasi untuk masyarakat yang terkena dampak covid," ujar Rahman.

Dan minggu ini kami ada event dengan BNN, karena mereka (BNN) berpikir dengan covid 19 ini, khususnya beberapa siswa SMA/SMP yang tinggal di rumah.

Sehingga bamaimana caranya, supaya punya kegiatan, karena BNN berpikir jangan sampai mengarah ke Narkoba. Oleh sebab itu, kami buat event bagaimana caranya stop narkoba dengan video kreatif masing-masing.

Direktur Universitas Terbuka Kupang memyambut hangat kehadiran Pos Kupang di ruang kerjanya. Dan Ia mengapresiasi program yang telah dijallankan oleh Pos Kupang.

Terlihat suasana mulai terlihat rilex dengan sentuhan teh panas ala universitas terbuka, dan Perbincangan mulai berlangsung hangat. Dengan tertawa-tertawa kecil hingga tertawa lepas disela-sela perbincangan untuk membuat kota kupang terutama NTT lebih maju.

Dalam perbincangan ini juga, pimpinan redaksi, Hasyim, menyampaikan, dan terkait dengan kegiatan pendidikan kami juga langsung live di facebook dan youtube.

Kata direktur UT, teman-teman kembangkan dimasing-masing informasi, seperti di youtube atau di sosial media (sosmed). Karena sekarang memasuki tahap ujian. Dan ujian di UT tetap dilakukan walaupun dalam situasi seperti ini.

Bupati Sumba Barat : Tidak Mungkin Merubah SK, Itu Hak Bupati

DPRD Sumba Barat Persilahkan Puluhan Guru Bertemu Bupati

Polres Manggarai Distribusikan Sembako Untuk 400 Warga di Cibal dan Cibal Barat Dampak Covid-19

Jadi, mahasiswa diberikan tugas dan ada batas pengirimannya. Walaupun pengerjaanya di rumah, tapi harus dikerjakan dengan baik juga. Karena diperiksa oleh kolektor-kolektor tugasnya berdaerah. Pungkasnya, (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Ray Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved