DPRD Sumba Barat Persilahkan Puluhan Guru Bertemu Bupati

Hal itu merupakan permintaan bupati sendiri dalam pertemuan bersama dewan beberapa saat lalu di ruang pertemuan DPRD ini.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Wakil Ketua DPRD Sumba Barat, Daniel Bili, S.H bersama sejumlah anggota bertemu para guru untuk menyampaikan hasil pertemuan dengan pemerintah yang baru saja berakhir. (Pet) 

DPRD Sumba Barat Persilahkan Puluhan Guru Bertemu Bupati

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Sumba Barat mempersilahkan puluhan tenaga guru bertemu langsung bupati menanyakan alasan bupati tidak memperpanjang kontrak daerah pada tahun anggaran 2020.

Hal itu merupakan permintaan bupati sendiri dalam pertemuan bersama dewan beberapa saat lalu di ruang pertemuan DPRD ini.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumba Barat,Daniel Bili, S.H didampingi sejumlah anggota DPRD Sumba Barat lainnya dihadapan puluhan tenaga guru yang di ruang rapat DPRD Sumba Barat dalam pertemuan bersama yang berlangsung sesaat setelah DPRD Sumba Barat bertemu pemerintah,Selasa (9/6/2020).

Kepada puluhan tenaga guru, Wakil Ketua DPRD Sumba Barat, Daniel Bili,S.H, mengatakan, telah menyampaikan aspirasi bapa dan ibu guru dalam pertemuan dengan pemerintah beberapa saat lalu.

Pada prinsipnya pemerintah siap menjelaskan alasan tidak mengakomodir bapa dan ibu sebagai tenaga kontrak daerah tahun anggaran 2020 karena bapa dan ibu tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Dan untuk lebih jelasnya, sebaiknya bapa dan ibu guru bertemu langsung bupati meminta penjelasannya.

Polres Manggarai Distribusikan Sembako Untuk 400 Warga di Cibal dan Cibal Barat Dampak Covid-19

Puluhan Warga Desa Liang Sola Kabupaten Mabar Terima BST Kemensos RI Tahap II

Pembunuhan Terhadap Kontraktor di Jalur 40 Dinyatakan Lengkap atau P21

Meski demikian, nampak terlihat raut wajah tidak puas sejumlah bapa dan ibu guru yang memenuhi ruang pertemuan sesaat setelah mendengar penjelasan pimpinan dewan tersebut.

Terdapat sejumlah guru yang ingin berkumpul untuk bertemu bupati dan sebagian lainya mengaku pasrah saja. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved