Gelar Ujian Akhir Tahun Gunakan Sistem Online, SMAN 1 Soe Habiskan 41 Juta Lebih
Ujian yang mulai digelar hari ini, Senin (8/6/2020) hingga 12 Juni mendatang ini menggunakan aplikasi CBT Online
Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
Gelar Ujian Akhir Tahun Gunakan Sistem Online, SMAN 1 Soe Habiskan 41 Juta Lebih
POS-KUPANG. COM | SOE - SMA Negeri 1 Soe menggelar ujian akhir tahun pembelajaran 2019/2020 menggunakan sistem online.
Ujian yang mulai digelar hari ini, Senin (8/6/2020) hingga 12 Juni mendatang ini menggunakan aplikasi CBT Online yang dikembangkan para guru SMA Negeri 1 Soe sendiri.
Kepala sekolah SMA Negeri 1 (Smansa) Soe, Jibrael Yoram Issu mengatakan, untuk lima hari ujian dengan menggunakan aplikasi online, pihaknya harus mengeluarkan anggaran mencapai Rp. 41.181.000.
Anggaran ini digunakan untuk mengisi pulsa kepada 777 siswa-siswi kelas X dan XI. Per siswa, mendapatkan pulsa 50 ribu untuk membeli paket internet guna mengikuti ujian akhir tahun pembelajaran.
" Untuk pelaksanaan ujian online ini kita menggunakan anggaran dari dana BOS untuk mengisi pulsa seluruh siswa-siswi kelas X dan XI," ungkap Jibrael yang ditemui saat memantau pelaksanaan ujian online di SMA Negeri 1 Soe.
Guna memastikan ujian berjalan dengan baik lanjut Jibrael, pihaknya menyediakan tiga guru sebagai operator. Operator ini yang memantau pelaksanaan ujian dan menyimpan hasil ujian para para siswa pada komputer server.
" Ada Pak Adrianus Amsikan,Obed. Sego A. Natonis dan Yoksan Hala yang stand by di sekolah sebagai operator guna memastikan pelaksanaan ujian online berjalan dengan baik," jelasnya.
Ketika ditanyakan apakah seluruh siswa memiliki handphone Android guna pelaksanaan ujian online, Jabriel menjelaskan, sebelum melaksanakan ujian online pihaknya sudah memastikan terlebih dahulu ketersediaan media pelaksanaan ujian online.
Selain menggunakan handphone Android ada beberapa siswa yang menggunakan laptop dalam pelaksanaan ujian online akhir tahun pembelajaran.
• Valens Boli Meneteskan Air Mata, Saat Keluar dari Karantina Meru
" Kita sudah pastikan seluruh siswa memiliki handphone Android atau laptop guna pelaksanaan ujian online ini," jelasnya. (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota)