Dua Pasien Dalam Pengawasan Dirawat RSUD Atambua

Sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu terdapat dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP)

Dua Pasien Dalam Pengawasan Dirawat RSUD Atambua
POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau

Dua Pasien Dalam Pengawasan Dirawat RSUD Atambua

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Sesuai data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu terdapat dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sedang dirawat di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Kedua PDP dimaksud berasal dari Kecamatan Kota Atambua 1 orang dan Kecamatan Atambua Barat 1 orang. Sebelumnya satu pasien PDP dinyatakan sembuh.

Hal ini dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, SE kepada wartawan dalam press release, Sabtu (6/6/2020).

Menurut Cristoforus, update data monitoring dari wilayah kerja 17 puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu hingga Sabtu, (6/6/2020) pukul 15:00 WITA menunjukkan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2 orang yang sedang di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Jumlah Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan sebanyak 83 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) satu orang di Kecamatan Raihat, Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak satu oran 1 orang di Kecamatan Kota Atambua. Sedangkan orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19 nihil.

Hingga saat ini terdapat 17 sampel SWAB yang dikirim dengan hasil 14 sampel negatif dan 3 sampel masih menunggu hasil karena masih di Laboratorium Bimolekuler RSUD. Prof W.Z Yohanes Kupang.

Menurut Cristoforus, walaupun data monitoring orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.

Berdiam diri di rumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun dan jika beraktivitas di luar rumah wajib memakai masker.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada tenaga medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu wajib mentaati semua aturan yang ada disetiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan kita bersama.

Sikap Nagita Slavina Saat Bertemu YouTuber yang Menudingnya Settingan, Kok Ada Orang Sejahat Kamu

Bethesda Yakkum Beri Ramuan Instan Herbal Buat Petugas Posko dan Kader WPA

Mari Mengenal Tentang Kolagen dan Manfaatnya,13 Makanan Ini Mengandung Banyak Kolagen, Apa Ya?

Kepoin Moms, 13 Makanan yang Bisa Meningkatkan Imun Tubuh

Anda Memiliki Banyak Jerawat ? Simak Dulu Penyebabnya Agar Tidak Salah Kaprah

Menurut Cristoforus, untuk mengatasi dampak Covid-19 Pemerintah menyalurkan beberapa bantuan yakni Bantuan Sosial Tunai (BST), Perluasan Program Sembako, Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan Dampak Ekonomi dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Pastikan seluruh warga yang berhak menerima bantuan ini. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved