Aksi Brutal Istri Polisi Aniaya Bidan Desa yang Bertugas, Dijambak dan Digebuk Setelah Tutup Pintu

Kejamnya lagi, aksi koboi itu dilakukan wanita tersebut ke wanita lainnya setelah pintu ruang kerja sang bidan ditutup dari luar

Editor: Alfred Dama
cq.xinhuanet.com
Ilustrasi 

Kepala Puskesmas Kalukku Subhan yang mendampingi keluarga korban melaporkan kejadian ini menjelaskan, tindakan pelaku sangat mencederai institusi kesehatan, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa.

Pasalnya, insiden kekerasan tersebut berlangsung saat korban sedang menjalankan tugas di tempat kerjanya.

“Tindakan pelaku itu sangat mencederai institusi pemerintah khususnya Dinas Kesehatan. Bagaimana mungkin bidan yang bertugas di tempat kerjanya dianiaya,”kata Subhan.

Subhan juga mempermasalahkan dua rekan pelaku, seorang petugas lapas dan bidan di Dinas Kesehatan. Subhan mendesak kepala institusi tempat keduanya bekerja memberikan pembinaan, Pasalnya, keduanya terlibat bersama dalam insiden kekerasan.

Apalagi kejadian tersebut berlangsung pada jam kerja, artinya kedua rekan pelaku sedang mangkir alias lalai dari tugasnya sebagai aparatur negara.

Dalam olah TKP tersebut, polisi menyita barang bukti di tempat kejadian perkara, yakni 1 buah helm yang diduga digunakan pelaku memukul korban hingga luka memar dan dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Kalukku Ipda Sirajuddin yang hendak dimintai keterangan terkait insiden penganiayaan yang dilakukan oleh istri polisi tidak bersedia memberikan keterangan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Istri Polisi Aniaya Bidan Desa, Sengaja Kunci Pintu Poskesdes Agar Tak Ketahuan", https://regional.kompas.com/read/2020/06/04/19032541/istri-polisi-aniaya-bidan-desa-sengaja-kunci-pintu-poskesdes-agar-tak?page=all#page4.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved