Ketua PHDI Kupang Sebut Umat Hindu Akan Kembali Beribadah Mulai 20 Juni

Umat Hindu di Kupang akan beribadah kembali di Pura mulai (20/06/2020), setelah tanggal 15 juni dimulai new normal

Ketua PHDI Kupang Sebut Umat Hindu Akan Kembali Beribadah Mulai 20 Juni
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Ketua PHDI Kota Kupang, I Wayan Wira Susana (kanan)

POS-KUPANG. COM | KUPANG- Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia ( PHDI) Kota Kupang, I Wayan Wira Susana mengatakan, Umat Hindu di Kupang akan beribadah kembali di Pura mulai (20/06/2020), setelah tanggal 15 juni dimulai new normal oleh pemerintah.

"Yang pasti kami umat Hindu selalu taat pada aturan pemerintah. Namun waluapun normal kami tetap membatasi, apabila ketika waktu sembayang, kami harus mengurus surat keterangan dari Lurah, hasil test kesehatan, selalu pakai masker dan jaga jarak", ujarnya kepada POS-KUPANG. COM, Rabu (3/06/2020).

KPU Sumba Barat Alami Kendala Adakan APD

Menurut ketua PHDI Kota Kupang, tetap kami sebagai umat Hindu apapun aturan dari pemerintah terbuka beribadah tetapi terbatas.

"Masalah covid 19 sejauh ini kan belum habis. Melainkan di NTT sejauh ini semakin meningkat. Seharusnya dilihat dari segi kesehatan sebenarnya tidak boleh, tetapi karena pandangan dari sudut ekonomi dan yang lain-lain dikasih kebebasan dengan kadar yang terbatas" ungkap Ketua PHDI

Ia katakan, kami tetap membuat suatu aturan sesuai dengan instruksi pemerintah, terutama dari kementrian agama, supay setiap orang yang datang beribadah harus menggunakan masker, dan rajin mencuci tangan, karena di tempat beribadah kami sudah siapkan tempatnya. Dan wajib setiap orang mengatur jarak, walaupun telah dinormalkan namun tidak bisa kita berbuat seperti biasanya dan wajib hukumnya untuk kita selalu gunakan masker dan mencuci tangan.

Asa Pendidikan di Tengah Wabah Corona

Ia menambahkan, untuk kami umat Hindu ibadatnya tidak ada penambahan waktu, tapi jumlahnya yang kami membatasi, dan bagi umat yang pergi beribadah dianjurkan untuk waktu yang tidak sama.

"Kami umat hindu, beribadahnya setiap bulan purnama dan bulan mati. Sebenarnya tanggal 05/06 ini bulan terang (bulan purnama), karena pemerintah belum membuka, makanya kami tidak berani untuk beribadah di Pura. Tetapi setelah tanggal 15 sudah mulai dibuka, dan mulai tanggal 20-an baru kami umat hindu baru bisa sesuaikan untuk sembayang atau beribadah"

Dia berharap, umat Hindu terutama kita umat beragama, apapun aturan pemerintah maupun protokol kesehatan kita ikuti. Karena yang pasti kita semua berharap wabah covid 19 ini cepat berakhir. (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Ray Rebon)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved