Tujuh Tempat Bersejarah di Ende Terkait dengan Bung Karno,Ada yang Tanpa Penanda &TakTerawat;

Sebelah kiri ada beberapa kotak kaca berisi peralatan rumah tangga seperti gelas, dulang, setrika besi, sarung Kalimantan Timur.

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Gedung Imakulata di Kabupaten Ende tempat Soekarno mementaskan tonil-tonil perjuangan, Senin (1/6/2020). 

Tujuh Tempat Bersejarah di Ende Terkait dengan Bung Karno, Ada yang Tanpa Penanda &Tak Terawat

POS-KUPANG.COM | ENDE - Ir. Soekarno atau Bung Karno pernah diasingkan ke Ende Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh Kolonial Belanda, 1934-1938.

Soekarno dan istrinya Inggit Garnasih, Ratna Djuami (anak angkat), serta mertuanya, Ibu Amsi, bertolak dari Surabaya menuju Pelabuhan Ende dengan kapal barang KM van Riebeeck.

Selama kurang lebih delapan hari perjalanan, 14 Januari 1934 Soekarno tiba di Pelabuhan Ende. Di Ende Soekarno bersama keluarga tinggal di Rumah Haji Abdullah yang kemudian dikenal sebagai rumah pengasingan bung karno.

Hasil penelusuran POS-KUPANG.COM, ada beberapa tempat di Ende yang sering didatangi. Sayangnya, tidak semua tempat-tempat itu punya penanda dan terawat dengan baik.

Yanto Ambuwaru, cucu Haji Abdullah ditemui POS-KUPANG.COM di kediamannya persis di samping kanan Rumah Pengasingan Bung Karno, Senin (1/6/2020), menuturkan, cerita tentang Bung Karno diwariskan turun - temurun oleh Kakek Haji Abdullah.

Keterangan Ambuwaru terkait tempat-tempat tersebut didukung dengan informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM dari Booklet Revitalisasi Kawasan Bersejarah Bung Karno di Ende.

Dia menceritakan ada sejumlah tempat yang pernah dan sering didatangi Soekarno, antara lain, Pelabuhan Ende, Pos Militer, Taman Bung Karno, Katedral dan Makam Amsi, Gedung Imakulata, Masjid Ar-Rabithah dan Eks Toko De Leew.

1. Pelabuhan Ende

Pelabuhan Ende merupakan lokasi berlabuhnya Kapal pengangkut Soekarno dan keluarga. Saat pelabuhan Ende menjadi pelabuhan yang cukup terkenal karena menjadi tempat berlabuhnya kapal-kapal dari berbagai daerah.

Halaman
1234
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved