Darwis Sebut NTP NTT Alami Penurunan
Kepala BPS NTT, Darwis Sitorus menyampaikan Nilai Tukar Petani ( NTP) Mei 2020 didasarkan pada perhitungan NTP
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kepala BPS NTT, Darwis Sitorus menyampaikan Nilai Tukar Petani ( NTP) Mei 2020 didasarkan pada perhitungan NTP dengan tahun dasar 2018 (2018=100). Penghitungan NTP ini mencakup 5 subsektor, yaitu subsektorpadi & palawija, hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan.
Ia menjelaskan pada Mei, NTP Nusa Tenggara Timur sebesar 95,23 dengan NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 95,42 untuksubsektor tanaman padi-palawija (NTP-P); 101,94 untuk subsektor hortikultura (NTP-H); 90,27 untuk subsektor tanamanperkebunan rakyat (NTP-TPR); 102,29 untuk subsektorpeternakan (NTP-Pt) dan 93,69 untuk subsektor perikanan (NTP-Pi).
• Masuk Ngada Wajib Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
"Terjadi penurunan sebesar 0,38 persen pada NTP Mei jikadibandingkan dengan NTP April. Penurunan ini disebabkan olehpenurunan indeks harga baik itu yang diterima maupun yangdibayarkan petani. Dapat disimpulkan bahwa harga komoditasbaik hasil produksi maupun konsumsi mengalami penurunan," katanya Selasa (2/6/2020).
• Ende, Rahim Pancasila: Reinkarnasi Soekarno dari Orator Kemerdekaan Menuju Konseptor Kenegaraan
Lanjutnua, di daerah perdesaan terjadi deflasi 0,07 persen dipengaruhi oleh penurunan harga makanan, minuman dan tembakau.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)