Breaking News:

Antisipasi TKI, Ini Permintaan Asisten Pemerintahan Setda Sumba Barat Kepada Tim Covid-19

Antisipasi TKI, Ini Permintaan Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Sumba Barat Kepada Tim Covid-19

POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Dari kiri Asisten I setda SB, Imanuel M.Ani , Kabag Tata pemerintahan, Vitalis Maja, Plh Sekda SB, Yermia Ndapa Doda, Kadis Keuangan, aset dan pendapatan daerah, Daniel B.Pabala dan Kabag Hukum setda SB, Agustinus E.Jaha, S.H di ruang kerja bagian tata pemerintahan Sekretariat Daerah Sumba Barat, Kamis (28/5/2020) siang. 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat sekretariat daerah ( Setda) Kabupaten Sumba Barat, Imanuel M.Ani meminta tim gugus tugas penanganan penularan virus corona memperkuat posko penangan Covid-19 dibagian timur Sumba Barat di km 8 yakni titik perbatasan antara Kabupaten Sumba Barat dengan Kabupaten Sumba Tengah. Dan posko Covid-19 dibagian barat di km 6 yang menjadi titik batas Sumba Barat dengan Sumba Barat Daya.

Selain itu komunikasi intensif dengan tim Covid-19 ditiga kabupaten lainya di Pulau Sumba terutama Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumba Timur sebagai pintu masuk TKI ke Pulau Sumba sangat diperlukan demi membagi informasi kedatangan TKI sehingga masing-masing kabupaten dalam hal ini tim Covid-19 mudah menanganinya.

RDP Komisi IV DPRD Kota Kupang, Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang Jangan Telinga Tipis

Dengan membagi informasi itu memudahkan tim Covid-19 melakukan penanganan terhadap setiap TKI yang datang ke Sumba.

Demikian penyampaian asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat setda Sumba Barat,Imanuel M.Ani di ruang kerja bagian tata pemerintahan Sumba Barat, Kamis (28/5/2020)siang.

Pemuda Bunuh Diri di Kupang, Lurah Nunbaun Sabu Ayub Mauta: Kejadian Ini Di Luar Dugaan Kami

Ditemui POS-KUPANG.COM disaat sedang berlangsung diskusi santai tentang berbagai permasalahan penanganan Covid-19 Sumba Barat dengan pelaksana harian (Plh) sekda Sumba Barat,Yermia Ndapa Doda, S.Sos, Kepala Dinas Keuangan, aset dan pendapatan daerah Daniel B.Pabala, Kepala bagian tata pemerintahan Setda Sumba Barat, Vitalis Maja dan Kepala bagian hukum setda Sumba Barat, Agustinus E. Jaha, S.H, Asisten I Setda Sumba Barat, Imaneul M.Ani lebih lanjut menjelaskan, minggu depan dan seterusnya akan datang ribuan TKI ke NTT termasuk ke Sumba Barat.

Mengantisipasi hal itu, pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam hal ini tim Covid-19 telah mempersiapkan berbagai hal termasuk mempersiapkan tim menjemput TKI di Waingapu, Sumba Timur dan Tambolaka, Sumba Barat Daya sebagai pintu masuk ke Sumba. Selain itu tim Covid-19 Sumba Barat juga sedang mempersiapkan lokasi lebih luas untuk melakukan karantina terhadap TKI yang datang bila jumlahnya banyak.

Hal senada juga disampaikan Plh Sekda Sumba Barat, Yermia Ndapa Doda, Sos dan diamini Kepala Dinas Keuangan aset dan pendapatan daerah, Daniel Pabala, kabag tata pemerintahan Sumba Barat, Vitalis maja, kabag hukum setda Sumba Barat, Agustinus E.Jaha, S.H.

Ia menambahkan, sebaiknya setiap TKI yang datang langsung dikarantina selama 14 hari demi memutus rantai penularan virus corona.Apalagi, kalau datangnya dari daerah beresiko (zona merah).

Sebab kalau memberlakukan karantina mandiri sulit terkontrol karena pasti cepat jenuh dan mulai keliling tetangga. Karena itu, alangkah baiknya, pemerintah langsung melakukan karantina terhadap setiap TKI yang datang.

Dengan demikian, pengawasan selama masa karantina akan berjalan efektif sekaligus memutus rantai penularan virus corona di Sumba Barat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved