Nesimnasi Sebut Seleksi Kartu Pra Kerja Tidak Adil
Program Kartu Pra Kerja yang katanya lebih diprioritaskan kepada pekerja yang mengalami PHK akibat terdampak Covid-19 dinilai tidak adil
POS-KUPANG.COM | KUPANG- Program Kartu Pra Kerja yang katanya lebih diprioritaskan kepada pekerja yang mengalami PHK akibat terdampak Covid-19 dinilai tidak adil
" Menurut saya seleksi prakerja ini tidak adil, karena banyak sekali pekerja yang di PHK; tdk semua lolos pra kerja," demikian disampaikan Siki Yeri Y Nesimnasi, salah seorang mantan pekerja Mas Karaoke yang dipecat; dalam tulisannya melalui pesan WhatsApp, Selasa ( 26/5/2020) pukul 10.45 WITA.
Siki Yeri Y. Nesimnasi, warga yang bermukim di Jl. Koperasi Sejahtera Gang 3 RT 37 RW 10
Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang ini, mengatakan, alasan utama dirinya merasa seleksi prakerja tidak adil lantaran dirinya merasa kecewa karena setelah mencoba sebanyak 3 kali tetapi tidak lolos.
• Lakukan Reses, Pius Daru Berikan Ribuan Masker dan Sembako di 3 Desa di Mabar
Dikatakannya, semalam dirinya telah mencoba untuk tes prakerja, tetapi NIK sudah terdaftar sehingga tidak bisa.
Padahal dirinya berharap, terang Siki Yeri Y. Nesimnasi dalam tulisannya, jika lolos kartu prakerja, dirinya bisa membantu untuk menunjang kebutuhan sehari-hari karena saat ini dirinya telah dipecat.
• Menkes Keluarkan Edaran Protokol Keamanan Bekerja
Hal yang sama dialami Cristian da Crus, salah seorang mantan karyawan Mas Karaoke. Ia mengatakan, telah mengikuti gelombang ketiga prakerja tetapi tidak lulus
" Beta ( saya) Sedih. Kenapa ada yang lulus, tetapi ketong ( kami) sonde (tidak) lulus," tulisnya.
Dia katakan, motivasi saya mengikuti program kartu Prakerja untuk dapat meningkatkan skill dalam mengembangkan kemampuan menghadapi dunia kerja.
Dan harapan saya, urai Cristian Da Crus, semoga saya bisa lulus di gelombang ke 4 ini, agar bisa membantu perekonomian saya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Vinsen Huler)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/nesimnasi-sebut-seleksi-kartu-pra-kerja-tidak-adil.jpg)