Sempat Putus Akibat Longsor Jalan Trans Selatan TTS-Malaka Kini Sudah Bisa Dilewati

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun bergerak cepat pasca mendapatkan informasi dari Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran jika terjadi longsor

POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

POS-KUPANG.COM | SOE - Bupati TTS, Egusem Piether Tahun bergerak cepat pasca mendapatkan informasi dari Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran jika terjadi longsor yang menutupi badan jalan Trans Selatan yang menghubungkan Kabupaten TTS dan Kabupaten Malaka tepat di Koto, Desa Boking.

Bupati Tahun langsung memerintahkan Dinas PU Kabupaten TTS untuk melakukan koordinasi dengan PT Nanda Karya Putra Pratama guna membantu melakukan pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan sehingg akses jalan bisa kembali dilewati.

Kebetulan, PT Nanda Karya Putra Pratama sementara melakukan pekerjaan jalan hotmix Menu-Boking. Perusahaan yang dimiliki Charles Angkiriwang ini pun tak keberatan untuk mengerahkan alat beratnya guna membersihkan badan jalan dari material longsor di titik Koto.

Menjelang Idul Fitri Aktivitas Pasar Penfui Kupang Sepi

" Akses jalan trans selatan sudah bisa kembali dilewati pasca dilakukan pembersihan kemarin sore. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Charles yang sudah bersedia membantu Pemda TTS dalam menangani pembersihan material longsor tersebut," ungkap Bupati Tahun kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (23/5/2020) di Rujab Bupati TTS.

Dirinya mengaku, sudah melakukan komunikasi dengan Dinas PU Propinsi NTT terkait musibah longsor tersebut. Pasalnya ruas jalan trans selatan merupakan ruas jalan berstatus jalan negara.

Namun demi mempercepat proses pembersihan, dirinya memutuskan untuk menangani sendiri musibah tersebut.

Sedih Menyambut Malam Takbiran dan Idul Fitri

"Kalau kita tunggu Dinas PU Propinsi tentu akan lama, oleh sebab itu kita ambil alih. Ini demi kenyamanan masyarakat, apa lagi musibah ini terjadi di wilayah Kabupaten TTS," ujarnya.

Ketua komisi IV DPRD TTS, Marthen Tualaka memberikan apresiasi atas reaksi cepat Bupati Tahun tersebut.

Selain di titik Koto dikatakannya, ada beberapa titik longsor lainnya yang juga menutupi badan jalan trans selatan.

Ia berharap kedepan Pemerintah Propinsi bisa memperbaiki cutting bukit yang longsor sehingga bisa mencegah terjadi longsor susulan. " Bagusnya cutting bukit itu dibuat trap sehingga tidak mudah Longsor," pintanya.

Diberitakan sebelumnya, jalan trans selatan yang menghubungkan Kabupaten TTS dan Kabupaten Malaka Putus Total Akibat Longsor yang terjadi di koto, Desa Boking, Kecamatan Boking, Kabupaten TTS. Longsor yang terjadi dipicu hujan deras yang terjadi seminggu terakhir.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Jumat (22/5/2020) badan jalan trans Negera di titik Koto tertutup material tanah dan batu besar yang longsor dari tebing.

Ketinggian material tanah dan longsor yang menutupi badan jalan mencapai 1 meter. Titik longsor yang terjadi di ruas jalan trans selatan kurang lebih ada 10 titik. Longsor yang terjadi tidak hanya menyebabkan material tanah dan batu menutupi badan jalan tetapi beberapa pepohonan juga nampak tumbang dan menutupi badan jalan.

Ketua Komisi IV yang juga ketua Fraksi Hanura, Marthen Tualaka dalam perjalan menuju lokasi banjir di Desa Fatu Manufui terpaksa memutar balik kendaraannya akibat longsor yang menutupi seluruh badan jalan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved