Breaking News:

Hikmah RAMADHAN: Hari Kemenangan Sejati

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Alhamdulillahi Rabbil'alamiin, para pembaca Pos Kupang umat Islam yang dirahmati Allah SWT

Editor: Kanis Jehola
Hikmah RAMADHAN: Hari Kemenangan Sejati
ISTIMEWA
Chariul Pua Tingga

POS-KUPANG.COM - Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Alhamdulillahi Rabbil'alamiin, para pembaca Pos Kupang umat Islam yang dirahmati Allah SWT. Marilah kita bersyukur kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan nikmat iman sehingga kita dapat merasakan kebahagiaan di hari yang fitri ini.

Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi Muhammad Rasulullah SAW yang telah memberikan kita teladan dalam beribadah kepada Allah SWT, serta yang kita harapkan syafa'atnya di yaumul hisab kelak.

Para pembaca Pos Kupang yang di Rahmati Allah SWT...Lebaran adalah hari yang paling ditunggu oleh umat Muslim di seluruh penjuru dunia.

Sempat Putus Akibat Longsor Jalan Trans Selatan TTS-Malaka Kini Sudah Bisa Dilewati

Hari merayakan sukacita dan kemenangan sejati, setelah berjibaku melawan hawa nafsu, bahkan para ulama memandang sebagai jihad paling akbar. Betapa tidak, selama satu bulan penuh, kita menjalankan ritual ibadah puasa dengan menahan diri dari makan dan minum di siang hari.

Selain itu, sebagaimana janji Allah bagi orang yang melaksanakan ibadah puasa akan senantiasa mendapat maghfirah-Nya (ampunan) sebagai hadiah teristimewa dari Sang Maha Mengkabulkan. Allah SWT pun pernah berjanji, barang siapa yang berdo'a dan bermunajat kepada-Nya di hari Idul Fitri, tanpa terkecuali akan dikabulkan.

Menjelang Idul Fitri Aktivitas Pasar Penfui Kupang Sepi

Pertanyaannya, apakah puasa kita akan diterima? Ataukah hanya merayakan hari kemenangan sebagai ritual simbolik belaka? Betapa meruginya orang-orang yang hanya menahan lapar dan haus, bila mereka mendapatkan ganjaran puasa hanya dengan kehampaan tanpa ada balasan dari Allah SWT. Inilah refleksi yang patut kita renungkan bersama.

Para pembaca Pos Kupang yang di Rahmati Allah SWT...Mari kita tengok istilah Idul Fitri sebagai makna kemengangan hakiki. Arti Fitri adalah kembali ke semula, sebagaimana manusia lahir di muka bumi dalam keadaan bersih dan suci, makna lebaran Idul Fitri. Dari makna ini, sedikitnya para ulama menetapkan beberapa indikator keberhasilan yang menjadi ukuran bagi yang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. Setidaknya mengerucut menjadi dua hal, yaitu kesalehan secara individu maupun sosialnya semakin meningkat.

Kesalehan secara individu dapat kita lihat pada aspek ritual ibadah yang dijalankan. Kualitas ibadah yang dilaksanakan terus meningkat, sebagai makna hubungan Allah dengan manusia (hablum minallah). Sementara itu, kesalehan sosial dapat kita lihat pada aspek kepekaan atas musibah yang diderita sesama manusia. Hatinya senantiasa terketuk untuk berempati dan peka pada penderitaan serta musibah saudara seiman, maupun saudara sebangsa, sebagai makna hubungan manusia dengan sesamanya (habul minannas).

Dua kesalehan di atas, menegaskan kepada kita, bahwa bila refleksi diri sesuai dengan tuntunan tersebut, maka beruntunglah orang jenis seperti ini. Tak dapat dihindarkan, niscaya Allah SWT memberikan lautan ampunan bagi hamba-Nya.

Untuk itu, guna menyambut hari yang Fitri, setidaknya ada beberapa anjuran yang patut kiranya dijalankan secara seksama oleh kita semua. Anjuran ini sebagaimana firman Allah SWT, seperti dalam Al-Qur'an Surat al-Baqarah ayat 185 yang artinya:

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved