Corona di Sumba Timur

Update Corona Sumba Timur - 112 Pelaku Perjalanan di Sumba Timur Masih Karantina Mandiri

Sebanyak 112 orang pelaku perjalanan di Kabupaten Sumba Timur masih melakukan karantina mandiri

Update Corona Sumba Timur - 112 Pelaku Perjalanan di Sumba Timur Masih Karantina Mandiri
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Sebanyak 112 orang pelaku perjalanan di Kabupaten Sumba Timur masih melakukan karantina mandiri. Sedangkan 4.174 orang dinyatakan telah selesai masa karantina mandiri.

Sesuai data yang diperoleh dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease ( Covid-19) Kabupaten Sumba Timur, Kamis (21/5/2020) menyebutkan, total pelaku perjalanan di Sumba Timur sebanyak 4.286 orang.

Dua Hari Ini Warga Ende Membludak Beli Pakian, Toko Busana Kesulitan Atur Jarak

Dari jumlah itu, sebanyak 4.174 orang telah selesai karantina mandiri dan 112 orang masih melakukan karantina mandiri.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sampai saat ini berjumlah 172 orang dengan rincian, 162 orang telah selesai masa pemantauan dan 10 orang masih dipantau.

Sedangkan tiga orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dinyatakan telah selesai masa pemantauan dan tersisa 1 orang yang masih dipantau. Satu orang PDP itu berasal dari Kecamatan Kambera.

BKOW dan PPI NTT serahkan paket bantuan bagi warga terdampak Covid-19

Sementara itu Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Sumba Timur sebanyak 11 orang. Jumlah ini masih tetap dipantau sejak Rabu (20/5/2020).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur,Domu Warandoy,S.H,M.Si mengatakan, saat ini Pemerintah Sumba Timur dalam hal ini Gugus Tugas terus melakukan operasi penertiban penggunaan masker baik di pagi hari maupun sore hari.

"Selain kita operasi penggunaan masker, kita juga minta masyarakat menaati protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, gunakan masker, selalu mencuci tangan. Begitu juga tetap di rumah dengan makan makanan bergizi, isterahat dan olahraga teratur," kata Domu.

Domu yang juga sebagai Sekda Sumba Timur ini mengatakan, Pemerintah Sumba Timur juga telah melakukan simulasi penanganan jenazah Covid-19 yang bertujuan mengantisipasi apabila ada kasus kematian. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved