Sholat Ied Idul Fitri Dilaksanakan di Rumah Masing-Masing

Untuk pelaksanaan kegiatan perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H /2020 MUI Ngada telah mengeluarkan imbauan

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Ketua MUI Kabupaten Ngada, Surachman Wiryo Sumarto 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Haji Surachman Wiryo Sumarto, menyatakan untuk pelaksanaan kegiatan perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H /2020 MUI Ngada telah mengeluarkan imbauan.

Haji Surachman menyatakan untuk sholat ied tidak dilaksanakan di tempat terbuka tapi dilaksanakan dirumah masing-masing. Karena kita semua tau saat ini sedang wabah Covid-19.

Saat Pandemi Covid-19, Konsumsi Listrik Rumah Tangga Naik 10,79 Persen, Ini Alasannya

"Untuk Sholat Ied Idul Fitri untuk tahun ini di Masjid ditiadakan, kita laksanakan dirumah masing-masing. Kalau untuk Sholat Tarawih, Takbir itu di Masjid untuk pengurus Masjid saja. Takbir malam hari itu, jadi tidak mengumpulkan massa, hanya dua sampai tiga orang saja di Masjid. Jadi tidak ada takbir keliling, tidak ada takbir pengumpulan massa di Masjid," ungkap Haji Surachman, kepada POS-KUPANG.COM di Kota Bajawa, Kamis (21/5/2020).

Haji Surachman mengatakan meskipun tidak melaksanakan Sholat Ied bersama tapi tidak mengurangi hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H.

Update Corona TTU-Terus Bertambah, Jumlah PPDP di TTU Tembus Angka 2.535 Orang

"Harapan saya yang pertama umat Muslim sudah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, harapannya mudah-mudahan apa yang kita laksanakan di bulan Suci ini mendapatkan ampunan, ridho dari Allah. Keduanya, kita sebagai umat Muslim merasa sedih tidak bisa melaksanakan sholat tarawih secara bersama di Masjid karena memang situasi dan kondisi saat ini ada Covid-19, umat Muslim pada tahun ini itu ada hikmahnya juga," ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa memang ada hikmahnya karena lebih baik kita mencegah dari mengobati. Karena ini wabah sangat menakutkan. Sehingga diharapkan dapat mengikuti aturan atau imbauan pemerintah.

"Ada hikmahnya kita intropeksi diri, kita bersyukur karena lebih baik mencegah terjadinya penyakit ini," ungkapnya.

Ia mengatakan meskipun tidak bisa berkumpul bersama namun momen Idul Fitri 1 Syawal 1441 H tahun 2020 ini diharapkan untuk saling memaafkan.

"Mari kita saling memaafkan. Kita memaafkan supaya kita suci kembali, seperti bayi yang baru lahir," ujarnya.

Ajak Masyarakat Sholat Ied di Rumah

Ia menyatakan Minggu 17 Mei 2020 mengadakan rapat internal pengurus MUI Kabupaten Ngada dan melibatkan semua bidang, termasuk penasehat dan gugus tugas Covid-19 Ngada.

Rapat itu membahas Covid-19 maupun sholat Idul Fitri 1 Syawal 1441.

"MUI nendukung pemerintah setempat untuk mencegah penyebaran Covid-19 bersama umat di Kabupaten Ngada," ungkapnya.

Ia mengajak umat Muslim untuk tidak mudik.

"Sesuai surat edaran beberapa waktu lalu dan keputusan MUI bahwa mudik tidak boleh. Sama-sama mencegah Covid-19," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved