Koramil Halilulik-Belu Beri Makanan Tambahan Bagi Balita di Desa Fohoeka
Di tengah situasi Covid-19, Satgaster Koramil 1605-06/Halilulik berbagi kasih dengan anak-anak usia satu tahun sampai lima tahun
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Di tengah situasi Covid-19, Satgaster Koramil 1605-06/Halilulik berbagi kasih dengan anak-anak usia satu tahun sampai lima tahun atau Balita di Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, daerah perbatasan RI-RDTL.
Jenis makanan tambahan yang diberikan yakni, roti dan bubur kacang hijau yang dibuat oleh Ibu Persit Babinsa, Ny Martinho Dos Santos.
Makanan tambahan tersebut dibagikan oleh Serda Martinho Dos Santos dan Serda I Wayan Sukrisno
kepada 48 balita yang tersebar di dua dusun yakni, Dusun Fatubesi A dan Dusun Fatubesi B, Senin (18/5/2020). Sasaran penerima makanan tambahan ini adalah balita dari keluarga yang kurang mampu.
Dandim Belu, Letkol (Inf) Ari Dwi Nuhroho melalui Danramil 1605-06/Halilulik, Jemri Evertson Mamengko kepada Pos Kupang.Com mengatakan, kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita untuk meningkatkan gizi anak serta mencukupi kebutuhan zat gizi anak di perbatasan RI-RDTL agar tercapainya status gizi dan kondisi gizi yang baik sesuai dengan umur anak tersebut.
• Keamanan Paramedis Menangani Pasien Covid-19
Kata Jemry, sesuai laporan Babinsa, Serda Martinho Dos Santps anggota Satgaster Fatubesi Bawah Koramil Halilulik bahwa pemberian makanan tambahan ini bertujuan menambah gizi balita. Makanan tambahan yang diberikan adalah roti dan bubur kacang hijau yang dibuat oleh Ibu Persit Babinsa, Ny Martinho Dos Santos. Sasaran penerima makanan tambahan sebanyak 48 orang. Setiap orang mendapatkan satu paket makanan tamabahan. Bahan makanan tambahan tersebut adalah bahan lokal.
Lewat kegiatan ini diharapkan, asupan gizi bagi balita di Desa Fohoeka
dapat terpenuhi.
Kaur Pem Desa Fohoeka, Adrianus Fahik (35) menyampaikan terima kasih kepada anggota Koramil Halilulik, Serda Martinho Dos Santos dan Serda I Wayan Sukrisno yang telah memperhatikan anak-anak di Desa Fohoeka.
Pemerintah desa dan masyarakat Fohoeka mengharapkan kegiatan semacam ini bisa berlanjut karena pemberian makanan tambahan bagi Balita sangat diperlukan. Pasalnya menjaga kesehatan balita sama dengan menjaga generasi penerus bangsa. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)