Simak Persyaratan yang Harus Dipenuhi Bagi Para Penumpang Pesawat

Maskapai Penerbangan kembali membuka jadwal penerbangan bagi para penumpang di wilayah NTT

POS-KUPANG.COM/ONCY REBON
Situasi Refund tiket keberangkatan oleh para calon penumpang pesawat, Sabtu, 26/04/2020 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Maskapai Penerbangan kembali membuka jadwal penerbangan bagi para penumpang di wilayah NTT.

Meskipun telah dibuka kembali transportasi udara ini, tapi permintaan para penumpang yang hendak bepergian tidaklah tinggi. Karena berbagai persyaratan telah ditentukan bagi mereka yang akan melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat.

Pada 11 Mei 2020, Garuda Indonesia pertama kali terbang dari Kupang-Denpasar-jakarta dengan memuat 31 penumpang. Hari ini Kupang-surabaya diterangi oleh Lion Air pukul 13.00 Wita.

Ikut Edaran Gubernur, Para PNS di TTU Mulai Masuk Kantor Tanggal 18 Mei 2020

Berdasarkan pantauan POS-KUPANG.COM, di Bandara El Tari Kupang, Jumat (15/5/2020), tidak ada aktivitas yang ramai di Bandara El Tari Kupang. Sangat sunyi, nampak beberapa penumpang yang baru saja tiba tengah duduk menunggu jemputan di terminal keberangkatan.  Para penumpang enggan memberikan komentar ketika hendak diwawancarai.

Sales and Service Garuda Indonesia for Kupang, I Made Mertha Yasa, mengatakan para penumpang sudah bisa kembali melakukan penerbangan dengan Garuda Indonesia namun dengan persyaratan dan protokol kesehatan yang ditetapkan yaitu surat bebas covid, surat jalan dari instansi yang bersangkutan dan surat keterangan tidak mudik.

Update Corona Sumba Timur - Dua Pasien Positif Dari Kluster STT Jakarta

Sedangkan untuk penumpang Lion Air, dijelaskan Corporate Communications Strategic, Danang Mandala Prihantoro, mengacu pada Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020, berikut kriteria dan syarat (persyaratan pengecualian) calon penumpang, antara lain :

1. Persyaratan perjalanan orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta:
a. Menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan Rapid Test/ Polymerase Chain Reaction (PCR)
Test atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/ rumah sakit/ puskesmas/ klinik
kesehatan,
b. Menunjukkan surat tugas bagi Aparatur Sipil Negara, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian
Republik Indonesia yang ditandatangani oleh minimal pejabat setingkat eselon 2,
c. Menunjukkan surat tugas bagi pegawai Badan Usaha Milik Negara/ Badan Udaha milik Daerah/
Unit Pelaksana Teknis/ Satuan Kerja/ organisasi non-pemerintah/ Lembaga Usaha yang
ditandatangani oleh Direksi/ Kepala Kantor,
d. Bagi yang tidak mewakili lembaga pemerintah atau swasta harus membuat surat pernyataan
yang diteken di atas materai dan diketahui lurah atau kepala desa setempat,
e. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah),
f. Melaporkan rencana perjalanan (jadwal keberangkatan, jadwal saat berada di tempat
penugasan, serta waktu kepulangan).

2. Persyaratan perjalanan pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau
perjalanan orang yang anggota keluarga intinya sakit keras atau meninggal dunia, mencakup
syarat:
a. Menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan Rapid Test/ PCR Test atau surat keterangan
sehat dari dinas kesehatan/ rumah sakit/ puskesmas/ klinik kesehatan,
b. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah),
c. Menunjukkan surat rujukan dari rumah sakit untuk pasien yang akan melakukan pengobatan di
tempat lain,
d. Menunjukkan surat keterangan kematian dari tempat almarhum/ almarhumah untuk izin
mengunjungi keluarga yang meninggal dunia (untuk kepentingan mengunjungi keluarga yang
meninggal dunia).

3. Persyaratan repatriasi pekerja migran Indonesia, Warga Negara Indonesia dan pelajar/
mahasiswa yang berada di luar negeri, serta pemulangan orang dengan alasan khusus dan
pemerintah sampai ke daerah:
a. Menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan Rapid Test/ PCR Test atau surat keterangan
sehat dari dinas kesehatan/ rumah sakit/ puskesmas/ klinik kesehatan,
b. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal),
c. Menunjukkan surat keterangan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BPPMI)
atau surat keterangan dari perwakilan RI di luar negeri (untuk penumpang dari luar negeri),
d. Menunjukkan surat keterangan dari universitas atau sekolah (untuk mahasiswa dan pelajar),
e. Proses pemulangan harus dilaksanakan secara terorganisir oleh lembaga pemerintah,
pemerintah daerah, swasta dan universitas.

"Calon penumpang wajib melengkapi dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan serta mengikuti protokol pengamanan kesehatan diri, termasuk menggunakan masker sebagaimana diberlakukan dalam aturan dimaksud," terangnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved