Kontak Erat Pasien Meninggal Covid-19 Telah Lakukan Pemeriksaan

gugus tugas dengan adanya satu pasien terkonfirmasi positif yang merupakan transmisi lokal dan telah meninggal pada Selasa (12/5/2020) malam.

Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM / INTAN NUKA
Tangkapan layar siaran langsung Public Release yang dibawakan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang Ernest Ludji di Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (8/5/2020) malam. 

Kontak Erat Pasien Meninggal Covid-19 telah Lakukan Pemeriksaan

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang Ernest Ludji angkat bicara terkait langkah yang diambil gugus tugas dengan adanya satu pasien terkonfirmasi positif yang merupakan transmisi lokal dan telah meninggal pada Selasa (12/5/2020) malam.

Ernest menguraikan, semua kontak erat pasien meninggal Covid-19 telah dilakukan pemeriksaan di rumah berupa tes rapid dan pengambilan swab.

Apabila hasilnya telah keluar, maka penanganan lebih lanjut bisa sesegera mungkin dilakukan.

Pihak kepolisian juga telah berhasil mengamankan salah seorang anggota keluarga yang terlihat masih berkeliaran di luar.

Ia meminta masyarakat yang tinggal berdekatan dengan keluarga pasien agar memberikan dukungan dan tidak menghakimi keluarga pasien tersebut. Ia pun berharap semua pihak bisa secara jujur memberikan informasi jika ada warga yang pernah melakukan kontak dengan pasien.

Meski demikian, peningkatan jumlah kasus yang terjadi tidak serta merta membuat Pemkot Kupang untuk mengambil langkah PSBB.

Menurut Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang ini, penerapan PSBB harus berdasarkan kajian dengan melihat tren kasus di Kota Kupang.

Gugus tugas akan terus memantau kondisi ini sehingga apabila dibutuhkan pengajuan status PSBB tersebut, maka hal tersebut akan dilakukan.

Pengajuan tersebut tentunya harus berdasarkan kajian yang matang dan komprehensif sehingga penerapan status PSBB tidak berdampak buruk bagi masyarakat, tapi dapat memutus mata rantai penyebaran virus.

Ia pun menambahkan, Pemkot Kupang telah membentuk tiga tim yang akan melakukan pengamanan dengan ketat terkait social distancing berupa patroli di Kota Kupang.

Selanjutnya, berbagai imbauan akan terus diberikan agar masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan semua prosedur pencegahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Efek jera, lanjut Ernest, akan diberikan jika situasi semakin memburuk. Namun, apabila masyarakat mau bekerja sama dalam menangani Covid-19, maka langkah tersebut tidak perlu dilakukan.

Update Corona NTT: Total 30 Positif Corona, 12 Kasus Terbaru Mayoritas Klaster Ijtima Ulama Gowa

Update Covid 19 di Kabupaten Belu: ODP Masih Lima Orang

"Prinsipnya pemerintah sangat membutuhkan kerja sama dan kesadaran kolektif dari kita semua. Gugus tugas akan lebih aktif melakukan upaya pencegahan terhadap masyarakat dan kami minta sikap proaktif masyarakat. Kami minta masyarakat lebih disiplin lagi dan punya kesadaran kolektif untuk melihat kondisi sekarang," pinta Ernest. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved