Di Sikka, Ada Kades dan 12 Perangkatnya Terima BST Kemensos RI, Warga Desa Takaplager Protes
Bupati Robby pun langsung menemui warganya bersama Forkompimda Sikka guna meminta penerima bantuan diperbaikki, kades
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
Di Sikka, Ada Kades dan 12 Perangkatnya Terima BST Kemensos RI, Warga Desa Takaplager Protes
POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Penerima bantuan sosial tunai (BST) di Kabupaten Sikka kini mulai mendapat aksi protes warga, Sabtu (9/5/2020) siang.
Pasalnya, bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI diduga tidak tepat sasaran karena penerima adalah warga mampu dan bukan warga kurang mampu yang terkena dampak corona.
Di Desa Takaplager, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka misalnya penerima BST ada 80 warga.
Namun penerimanya ada nama kades, BPD dan perangkat desa.
Total penerima ada 13 orang yang menurut warga tidak pantas mendapat BST tapi namanya ada sebagai penerima manfaat yang membuat warga setempat protes.
Aksi protes warga pun sampai ke telinga Bupati Sikka, Robby Idong.
Bupati Robby pun langsung menemui warganya bersama Forkompimda Sikka guna meminta penerima bantuan diperbaikki, kades, perangkat desa dan BPD jangan menerima BST.
Penegasan Bupati Robby disampaikan usai bertemu Kades Takaplager, Albertus Juang di Kantor Desa Takaplager, Sabtu (9/5/2020) siang.
Di depan warga Bupati Robby menegaskan, warga yang sudah mampu jangan menerima BST tapi harus memprioritaskan warga kurang mampu.
Kades Takaplager, Albertus Juang kepada wartawan di ruang kerjanya menegaskan, ia dan perangkat desa serta BPD tidak akan menerima BST dan uangnya akan dikembalikan kepada negara.
Ia menjelaskan, aksi protes warga ini dipicu pihaknya menempel penerima BST di kantor desa dalam rangka transparansi.
Nama penerima, ujarnya, ada dirinya bersama perangkat desa sehingga warga protes.
"Ada nama saya dan perangkat desa terima BST. Tetap saya tegaskan kami tidak akan terima dan akan kembalikan uang tersebut kepada negara," paparnya.
• Kadis Sosial TTS Akui Adanya Penyaluran BST Yang Tidak Tepat Sasaran
• VIDEO – Lima Sampel Swab Cluster Sukabumi Positif Covid-19
• Update Corona Sikka : Mau Rapid Test Kedua, ODP Eks KM Lambelu Meninggal di Ruang Isolasi
Ia mengatakan, pihaknya sangat kaget saat mengetahui staf desa tercatat sebagai penerima BLT.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)