Corona di Sumba Timur

Update Corona Sumba Timur - 444 Pelaku Perjalanan Masih Karantina Mandiri

Sebanyak 444 orang pelaku perjalanan di Kabupaten Sumba Timur masih melakukan karantina mandiri

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur,Domu Warandoy saat memberi keterangan pada kegiatan simulasi penanganan jenazah Covid-19 di Aula RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, Jumat (8/5/2020). 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Sebanyak 444 orang pelaku perjalanan di Kabupaten Sumba Timur masih melakukan karantina mandiri. Sedangkan 3.730 orang dinyatakan telah selesai masa karantina mandiri.

Sesuai data yang diperoleh dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease ( Covid-19) Kabupaten Sumba Timur, Jumat (8/5/2020) menyebutkan, total pelaku perjalanan di Sumba Timur sebanyak 4.174 orang.

Pendeta dan Jemaat Gereja Syalom Doa Untuk Bupati Djafar dan Jajaran Gugus Tugas Covid-19 Ende

Dari jumlah itu, sebanyak 3.730 orang telah selesai karantina mandiri dan 444 masih melakukan karantina mandiri.

Orang Dalam Pemantauan ( ODP) sampai saat ini berjumlah 161 orang dengan rincian, 144 orang telah selesai masa pemantauan dan 17 orang masih dipantau.

Pro dan Kontra Hadirnya PT Semen Singa Merah NTT di Luwuk dan Lingko Lolok Manggarai Timur

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) di Sumba Timur ada 3 orang dan 1 orang telah sembuh atau selesai masa pemantauan sehingga jumlah saat ini 2 orang PDP.

Dua orang PDP yang masih dipantau itu berasal Kecamatan Kota Waingapu dan Kecamatan Kambera.

Sementara itu Orang Tanpa Gejala ( OTG) di Kabupaten Sumba Timur sebanyak 8 orang. Jumlah ini masih tetap dipantau sejak beberapa hari lalu.

Kedelapan OTG itu masing-masing berasal dari Kecamatan Kambera sebanyak 4 orang, Kecamatan Pandawai 1 orang dan ada 3 orang dari Kecamatan Kanatang.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur,Domu Warandoy mengatakan, Pemerintah Sumba Timur terus mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mentaati protokol kesehatan.

"Kita semua harus menaati protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, gunakan masker, selalu mencuci tangan. Begitu juga tetap di rumah dengan makan makanan bergizi, isterahat dan olahraga teratur," kata Domu.

Domu yang juga sebagai Sekda Sumba Timur ini mengatakan, Pemerintah Sumba Timur juga telah melakukan simulasi penanganan jenazah Covid-19 yang bertujuan mengantisipasi apabila ada kasus kematian. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved