Rabu, 27 Mei 2026

Perompak Somalia Dibantai Pasukan Elit Gabungan Kopassus, Denjaka, dan Kopaska, Begini Kisahnya

Bajak laut atau perompak di Somalia dibuat kocar-kacir ketika diserang oleh gabungan satuan elit Kopassus, Kopaska, dan Denjaka beb

Tayang:
Editor: Ferry Ndoen
AP PHOTO / FIRDIA LISNAWATI
ilustrasi: Anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk patroli pantai dalam persiapan pengamanan APEC Summit di Bali, 27 September 2013. Presiden AS Barack Obama dijadwalkan akan hadir bersama para kepala negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) yang akan diselenggarakan di Nusa Dua Bali, 1-8 Oktober 2013. 

Sebelumnya kapal MV Sinar Kudus milik PT Samudra Indonesia (persero) dibajak Perompak Somalia pada tanggal 16 Maret 2011 dan membawa 20 ABK.

Kapal berbobot 8.911 ton itu membawa feronikel dengan tujuan Belanda.

Parade Kopassus
Parade Kopassus (Tribun Pontianak - Tribunnews.com)

Ketika dibajak, MV Sinar Kudus berada di Perairan Somalia tepatnya di sekitar 350 mil laut tenggara Oman.

Tugas pokok dari Satgas Merah Putih adalah menyelamatkan 20 WNI membawa kembali atau membebaskan kapal Sinar Kudus, bebas ke Indonesia atau melanjutkan pelayaran ke Eropa seperti rencana sebelum dibajak dengan pengawalan TNI.

Operasi penyelamatan pun dimulai, pada 23 Maret 2011 melalui surat perintah Panglima TNI saat itu Laksamana Mar Agus Suhartono.

Paskhas saat HUT TNI ke 72
ilustrasi:Paskhas saat HUT TNI ke 72 (twitter/@Puspen_TNI)

Strategi pun diatur, helikopter bolkow yang berpangkalan di KRI Yos Sudarso melakukan pengintaian pada 4 April 2011.

Sempat tercetus untuk melakukan operasi pada malam hari dengan memanfaatkan kegelapan malam.

Namun keberhasilan fifty fifty karena lokasi para ABK belum diketahui.

Satgas Muhibah yang melakukan pengintaian terus memberi laporan perkembangan.

Selain penyiapan operasi militer, pihak PT Samudera Indonesia juga melakukan negosiasi dengan para perompak, mengingat keselamatan ABK harus diutamakan.

Akhirnya pada 30 April pembayaran dilakukan PT Samudera Indonesia kepada para perompak.

Namun di tengah para perompak terjadi perselisihan, pembebasan kapal dan ABK menjadi kian tak pasti.

Ada kemungkinan setelah dibebaskan, akan ada kelompok lain yang menyandera.

Saat itu, pasukan Denjaka segera mengejar para perompak yang turun dari MV Sinar Kudus, sekaligus mencegah pembajakan ulang.

Tak Terpengaruh Corona, Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2020 Tetap Dilaksanakan, Ini Tanggal Daftar

Sejumlah perahu milik perompak dikejar dan ditenggelamkan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved