Public Service Pos Kupang

Masih Banyak Sampah Berserakan di Kefamenanu

Perkenalkan saya warga Kota Kefamenanu. Saya melihat masih banyak sekali sampah berserakan yang dibuang sembarang

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kondisi bak penampung sampah yang berada persis di depan kantor Bupati TTU. Gambar diambil, Senin (5/5). 

POS-KUPANG.COM - Selamat pagi Pos Kupang. Perkenalkan saya warga Kota Kefamenanu. Saya melihat masih banyak sekali sampah berserakan yang dibuang sembarang oleh warga Kefamenanu. Selain itu, jika ada masyarakat yang membuang sampah di tempat pembuangan yang telah disiapkan terkadang warga membuang seenaknya saja.

Akibatnya, sampah-sampah yang dibuang tersebut tidak terkumpul di tong sampah yang disediakan tetapi meluber keluar bahkan ada yang membuang sampah di luar tong sampah tersebut.

Bahkan ada bak penampung sampah yang sudah penuh, tetapi tidak diangkut oleh mobil sampah, sehingga menyebabkan sampah berserahkan dimana-mana. Selain berserakah dan diterbangkan angin, sampah-sampah tersebut juga mengeluarkan aroma yang kurang sedap sehingga mengganggu warga yang melintas di lokasi tersebut atau warga yang berada di sekitar tong sampah tersebut.

Uji Sampel Swab Covid-19 di NTT

Saran saya, kalau bisa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) supaya dapat mengangkut setiap hari sampah yang ada di bak penampung sampah, sehingga sampah tidak menumpuk di bak penampung sampah hingga berhari- hari bahkan berminggu-minggu.

Saya harap ini menjadi perhatian bersama, supaya kota Kefamenanu tetap menjadi kota yang indah bagi siapa saja yang datang di kota ini.

ETIKA Kembali Salurkan Masker Bedah ke RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang

Terima Kasih
Ansel B
Warga Kefamenanu

Tanggapan

Hanya Punya Empat Mobil Sampah

Terima kasih atas masukkannya. Perlu kami jelaskan bahwa selama ini memang pengangkutan sampah dilakukan setiap hari mulai dari jam 06.00-09.00 Wita dengan 4 unit aramada truk pengangkut sampah.

Hanya saja ditempat-tempat strategis misalnya di terminal, itu aktivitasnya padat sekali sehingga sampah juga menumpuk sangat cepat. Jika petugas kita sudah mengangkat sampah di pasar tersebut maka beberapa saat kemudian sampah sudah menumpuk kembali.

Aktivitas di terminal misalnya dari jam 07.00 Wita, kemudian mobil angkut sampah, maka setelah itu sampai akan menumpuk lagi. Tapi kami akan tetap berupaya untuk tidak ada keluhan lagi terkait dengan sampah ini.

Kemudian bak penampung sampah yang berada persis di depan Kantor Bupati TTU. Itu kami rencana mau tutup karena sangat mengganggu keindahan lingkungan.
Hanya saja menutup bak penampung sampah tersebut ada mekanisme. Jadi tidak sembarang kita tutup bak penampung itu. (mm)

Frans Braman
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Lomba B3 Dinas Lingkungan Kabupaten TTU

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved