Bupati Djafar Sambangi Jemaat Gereja Syalom dan Beri Bantuan, Ini Kata Pendeta Ferleminggus

Bupati Kabupaten Ende Djafar Achmad menyambangi Pendeta dan Jemaat Gereja Syalom di Kelurahan Onekore Kecamatan Ende Tengah

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Bupati Ende Djafar Achmad saat menyerahkan bantuan sembako kepada salah satu jemaat di Gereja Syalom, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, Jumat (8/4/2020). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Bupati Kabupaten Ende Djafar Achmad menyambangi Pendeta dan Jemaat Gereja Syalom di Kelurahan Onekore Kecamatan Ende Tengah, Jumat (8/4/2020).

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Ende ini disambut hangat oleh pendeta dan beberapa jemaat. Sejenak Bupati Djafar dengan ramah menyapa pendeta dan jemaat lalu mereka masuk ke dalam gereja.

Bupati Djafar menyerahkan bantuan 740 paket sembako untuk jemaat kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19. Penyerahan sembako dilakukan secara simbolis yang diwakili oleh beberapa pendeta dan jemaat, demi menghindari kerumunan.

Sumba Timur Masuk Daerah Tertinggal, Ini Tanggapan Bupati Gidion Mbilijora

Dijelaskan Bupati Djafar, bantuan tersebut merupakan bantuan dari ASN di Kabupaten Ende yang tergabung dalam Korpri. Selaku Pembina Korpri Bupati Djafar mengapresiasi inisiatif bantuan tersebut.

Pendeta Ferlominggus Wafo, kepada POS-KUPANG.COM, usai menerima bantuan, mengatakan, apa yang dilakukan oleh Bupati Ende dan ASN yang tergabung dalam Korpri merupakan pelayanan kasih.

"Kami merasa terhormat dikunjungi Bapa Bupati dan kami terbantu dengan bantuan ini. Apa yang dilakukan Bupati Ende dan jajaran ASN merupakan pelayanan kasih (diakonia) untuk itu kami sangat berterima kasih dan bersyukur," ungkapnya.

Masih Banyak Sampah Berserakan di Kefamenanu

Dia jelaskan empat puluh persen jemaat Syalom berpenghasilan rendah dan sangat merasakan dampak dari masifnya penyebaran virus corona atau covid-19. Lanjutnya, mereka yang berpenghasilan rendah dan tidak tetap bekerja sebagai buruh harian dan asisten rumah tangga.

Menurutnya, jumlah jemaat Gereja Syalom mencapai 1.200 lebih Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah jiwa mencapai 6.000. Selain di Kota Ende, juga tersebar di beberapa Kecamatan seperti di Detusoko, Wolowaru, Nangapanda.

Pendeta Ferlominggus mengatakan, Pendeta dan Jemaat senantiasa berdoa untuk Bupati dan jajaran, seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan covid-19 serta masyarakat agar selalu sehat dalam dan diberi pencerahan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Sementara itu, Bupati Djafar berharap Gereja Syalom membantu dan mendukung pemerintah Kabupaten Ende dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Terkait bantuan tersebut, Bupati Djafar megatakan, ia sangat mengapresiasi inisiatif para ASN peduli dengan sesama.

"Saya dikontak ketua Korpri, katanya mau beri bantuan sembako, saya katakan ini luar biasa, menghadapi pandemi Covid-19 ini kita mesti gotong royong, kekuatan menghadapi dan menghentikan virus ini ada di tangan kita kalau kita kompak gotong royong, taat pada anjuran pemerintah maka kita bisa menghadapi pandemi ini dengan baik," ungkap Bupati Djafar. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved