Corona di Manggarai

UPDATE Corona Manggarai: 1 PDP Baru Diisolasi di RSUD Ben Mboi Ruteng

Satu kasus baru pasien dalam pengawasan (PDP) disolasi di RSUD Ben Mboi Ruteng, Kabupaten Manggarai, Propinsi NTT

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa. 

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Satu kasus baru pasien dalam pengawasan (PDP) disolasi di RSUD Ben Mboi Ruteng, Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT). PDP ini masuk Rumah Sakit pada tanggal 5 Mei 2020 pukul 13.00 Wita, pasien ini rujukan dari RS Santo Rafael Cancar.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai Lodovikus D. Moa menyampaikan dalam rilis kepada wartawan, Rabu (6/5/2020) sore.

Lodi yang akrab disapa ini menjelaskan, sehingga hingga saat ini sudah 2 PDP, dengan rincian 1 PDP meninggal dunia dan 1 PDP sedang diisolasi di Ruang Isolasi RSUD Ben Mboi Ruteng.

86,5 Ha Lahan Program TJPS Di TTS Alami Gagal Panen

Lodi menjelaskan, pasien PDP yang sedang dirawat di RSUD Ben Mboi Ruteng ini merupakan warga Kabupaten Manggarai Barat (Mabar). Pasien ini masuk RS Cancar pada tanggal 30 April 2020 dengan keluhan mencret dan nyeri perut, kemudian pada tanggal 1 Mei 2020 pasien sesak nafas dan batuk.

"1 Minggu sebelum masuk RS, pasien ke Lembor, sekitar 3 jam di Lembor. Di RS Cancar, dilakukan Rapid Test pada tanggal 1 Mei dan 2 Mei 2020 hasilnya non reaktif. Kemudian pada tanggal 5 Mei 2020 kembali dilakukan Rapid Test hasilnya IgG negatif, IgM positif samar,"jelas Lodi.

Pandapotan: Restrukturisasi Kredit BRI Hingga Maret 2021

Lodi juga mengatakan, di RS Cancar juga sudah dilakukan pemeriksaan lab dan rontgen paru dan hasil Pneumoni. Di RSUD Ruteng pasien tersebut kembali dilakukan pemeriksaan lab hasilnya lebih memburuk dari yang di RS Cancar, rontgen paru juga lebih memburuk dari yang di RS Cancar dan Rapid Test hasilnya reaktif.

Lodi mengatakan, hasil diagnoas pasien itu Pneumonia Berat sehingga pasien itu dikategorikan sebagai PDP dan langsung dirawat di ruang Isolasi RSUD Ben Mboi Ruteng. "Diagnosa: Pneumonia Berat.
Pasien dikategorikan sbg *PDP*.
Pasien dirawat di ruang isolasi,"jelas Lodi.

Lodi juga mengatakan, untuk memastikan pasien itu positif atau negatif corona, diambil swab untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.

Sedangkan untuk orang tanpa gejala (OTG), jelas Lodi, sebanyak 2 OTG. 2 OTG ini, kini sedang dikarantina di Gedung Wisma Atlet Golo Dukal Ruteng.

Lodi juga menjelaskan, sedangkan untuk orang dalam pemantauan (ODP) jumlah keseluruhan hingga, Selasa (5/5/2020) pukul 18.00 Wita berjumlah sebanyak 83 kasus. Dari 83 kasus tersebut, 30 ODP diantaranya yang masih sedang dipantau, sedangkan 53 orang sudah selesai pemantauan dengan kondisi sehat.

Sementara untuk jumlah pelaku Perjalanan, Jelas Lodi, yang sudah diperiksa sebanyak 3.920 orang dengan rincian jumlah sebanyak 972 pelaku perjalanan diantaranya dalam masa isolasi mandiri, sedangkan 2.948 orang diantaranya selesai masa isolasi. Sementara pasien positif Covid-19, hingga saat ini belum ada alias nol.

Lodovikus juga mengimbau bagi masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, melakukan physical distancing, sesering mungkin mencuci tangan, memakai masker saat bepergian/keluar rumah dan selalu menjaga kesehatan.

Selain itu, bagi siapa pun yang datang dari daerah terpapar agar patuh melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari. Jika terdapat gejala klinis maka segera melaporkan kepada petugas atau tenaga medis untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

"Mari kita patuh dengan imbauan pemerintah guna mencegah virus corona ini. Mari kita berdoa semoga Manggarai tetap Zona Hijau dan Wabah virus ini juga semoga segera berakhir sebagaimana harapan kita bersama,"pungkas Lodi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved