Pandapotan: Restrukturisasi Kredit BRI Hingga Maret 2021

Pemimpin BRI Cabang Kupang, Patar Pandapotan mengatakan, pihak BRI saat ini sedang melakukan restrukturisasi kredit bagi nasabah

POS-KUPANG.COM/ELLA UZU RASI
Pemimpin BRI Cabang Kupang, Patar Pandapotan 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemimpin Bank Rakyat Indonesia ( BRI) Cabang Kupang, Patar Pandapotan mengatakan, pihak BRI saat ini sedang melakukan restrukturisasi kredit bagi nasabah yang terkena dampak Covid-19.

"Kami memang memberikan restrukturisasi sesuai dengan amanat yang diberikan bapak Presiden dan juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato" ujarnya kepada POS-KUPANG.COM pada Rabu (06/05/2020).

Gempar, Mayat Laki-Laki Ditemukan Tewas di Belakang Rumahnya di Kelurahan Nonbes

"Nasabah - nasabah kita yang omzetnya turun akibat Covid-19 diberikan restrukturisasi karena kan kita tahu semua harus di rumah otomatis jarang orang belanja" lanjutnya.

Ia menjelaskan, untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) tidak ada pengurangan bunga namun tidak mengangsur pokok selama setahun. Untuk pinjaman - pinjaman komersial lainnya rata - rata bunga jadi 9% dari yang tadinya 12.5% - 13%.

Jubir Gugus Tugas Covid-19 NTT : Gubernur dan Wakil Gubernur Tidak Harus Tampil

"Memang ada yang 6 bulan pertama, ada yang 9 bulan sampai setahun. Tapi setahunnya itu sampai Maret 2021 saja" ungkapnya.

"Kriterianya kalau sudah lebih dari 75% omzet, itu bisa dapat yang setahun. Tapi kalau memang cuma sampai 50% ke bawah itu cuma 6 bulan karena kita nggak tau juga ini Covid sampai kapan jadi kita masih nebak - nebak aja" tukasnya lagi.

Terkait perpanjangan restrukturisasi Pandapotan mengatakan, kalau Covid-19 berlanjut bisa jadi ada perpanjangan sesuai instruksi dari pemerintah.

Ia juga mengatakan, bank tidak bisa dibebankan terlalu banyak karena nanti roda perekonomian tidak bisa berputar dan hal ini tentunya tidak diinginkan Presiden.

Sesuai dengan yang diumumkan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani, ada penggantian suku bunga selama 3 bulan pertama tapi menurut Pandapotan, rata - rata masih bisa mencapai 6 bulan hingga setahun.

Ia juga menambahkan, pengaruh wabah Covid-19 memang banyak namun sebagai bank negara yang masih disokong, BRI tetap kuat.

Pandapotan berharap nasabah tetap melakukan kegiatan ekonominya secara hati - hati seperti tetap pakai masker, jaga jarak, jangan berkumpul terlalu banyak.

"Kemudian kalau memang tidak terlalu pengaruh dengan Covid-19 jangan terlalu mengandalkan restrukturisasi karena nanti jika usahanya bagus setelah Covid-19 ketika mau ada penambahan lagi ini akan ditinjau ulang lagi apakah layak ditambah atau sudah pernah restruk" ungkapnya.

Ia melanjutkan, kalau sudah pernah restruk, tidak mungkin disuntik dana lagi karena jika diibaratkan seperti rumah sakit maka sedang dalam perbaikan sehingga tidak memungkinkan untuk disuntik dana lagi.

"Kita berharap nasabah jujur. Karena sedang ada wabah Covid-19 jangan terlalu mengada - ada, sambil tetap punya keyakinan bahwa ekonomi akan tetap jalan dan covid ini akan berhenti dan mudah - mudahan semua akan bergerak seperti sedia kala" tandasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ella Uzu Rasi)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved