Di Sumba Timur, Hotel Cendana Jadi Tempat Karantina

Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menyiapkan hotel cendana untuk menjadi tempat karantina bagi pelaku perjalanan yang reaktif Covid-19

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Petugas kesehatan sedang melakukan Rapid Test terhadap salah satu pelaku perjalanan di Sumba Timur di Lapangan Prailiu,Jumat (1/5/2020) 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur menyiapkan Hotel Cendana sebagai tempat karantina bagi para pelaku perjalanan yang reaktif Corona Virus Disease (Covid-19).

"Pemerintah Sumba Timur telah mengantisipasi apabila ada kelonjakan pelaku perjalanan yang masuk ke Sumba Timur dan terdeteksi reaktif. Semua pelaku perjalanan yang tiba di Sumba Timur kita periksa sesuai protokol kesehatan dan protokol penanganan Covid-19. Jika ruang isolasi kita full maka kita sudah siapkan Hotel Cendana sebagai lokasi karantina," kata Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, Sabtu (2/5).

Menurut Domu, saat ini ada satu puskesmas yang sudah dijadikan tempat isolasi bagi pelaku perjalanan yang reaktif.

Pemkab Sikka Terus Data Klaster Gowa asal Sikka

"Untuk RSUD Umbu Rara Meha Waingapu ada juga belasan ruangan isolasi. Saat ini masih bisa menampung pasien yang kita isolasi," katanya.

Namun, lanjutnya, apabila kasusnya meningkat maka pemerintah sudah mengantisipasi dengan menyiapkan Hotel Cendana sebagai tempat karantina atau isolasi.

"Kita sudah koordinasi dengan pemilik hotel dan telah disiapkan ruang isolasi. Kapasitasnya sekitar 20-30 kamar yang bisa digunakan," ujarnya.

Terdampak Covid-19, Ojek Pangkalan Butuh Bantuan

35 Relawan

Untuk mendukung tugas Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dibantu oleh 38 relawan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumba Timur, Tinus Ndjurumbaha Jumat (1/5) mengatakan, pihaknya merekrut 38 relawan untuk mendukung kelancaran tugas Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Sumba Timur.

"Kita ada juga relawan yang membantu gugus tugas. Mereka selalu hadir dalam setiap kegiatan gugus tugas," kata Tinus.

Dijelaskan,dari 38 relawan itu, ada yang bertugas bersama Dinas Kesehatan dan ada yang ditugaskan bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

"Jadi rewalan itu kita bagi, ada 27 orang yang selalu bersama tim pemeriksaan kesehatan di Lapangan Prailiu. Sedangkan delapan orang lainnya di KKP," katanya.

Terkait dengan pelaku perjalanan di Sumba Timur Jumat (1/5), sebanyak 4.007 orang dengan rincian pelaku perjalanan yang sudah selesai karantina mandiri sebanyak 2.686 orang dan yang masih karantina mandiri 1.321 orang. ODP di Sumba Timur sebanyak 152 orang. Dari jumlah tersebut, 117 orang telah selesai masa pemantauan dan sisanya 35 orang masih dipantau.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sumba Timur ada 2 orang dan atau orang telah sembuh atau selesai masa pemantauan sehingga jumlah saat ini 1 orang PDP. Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 8 orang dan kedelapan OTG ini masih dalam pemantauan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved