Virus Corona

Sembuh dari Covid-19, PM Inggris Boris Johnson Namai Anaknya dengan Nama Dokter yang Merawatnya

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sempat dirawat karena terinfeksi virus corona atau Covid-19, namun sudah berhasil sembuh.

Editor: Agustinus Sape
Instagram/dailymirror
PM Inggris Boris Johnson bersama tunangan Carrie Symonds dan bayi mereka, Wilfred Lawrie Nicholas Johnson. 

Johnson diperkirakan akan mengambil cuti pendek setelah memiliki bayi, pada akhir Juni nanti, karena krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 masih melanda Inggris.

Itu merupakan waktu cuti yang disarankan oleh sejumlah pihak, karena dianggap ketika itu krisis corona sudah mulai mereda.

Kelahiran Wilfred menjadikan Johnson sebagai PM keempat di Inggris yang memiliki bayi dalam posisi seniornya, setelah David Cameron, Tony Blair, dan Lord John Russel.

Kedatangan bayi Wilfred menjadikan Johnson sebagai perdana menteri keempat dalam lebih dari 170 tahun untuk memiliki anak di posisi seniornya, mengikuti David Cameron, Tony Blair dan Lord John Russell.

Johnson, Symonds, dan Wilfred untuk sementara waktu akan tinggal di Downing Street, rumah dinas Johnson sebagai PM Inggris, bersama anjing mereka Dilyn.

Dokter Sempat Bersiap Umumkan Kematiannya

Pantas saja, Boris Johnson berbahagia, sebab dokter yang merawat dia karena virus corona sempat bersiap untuk mengumumkan kematiannya. Ini terjadi saat Boris Johnson dibawa ke ruang perawatan intensif beberapa waktu lalu.

"Itu adalah masa lalu yang sulit, saya tidak akan menyangkalnya. Mereka (dokter memiliki strategi untuk menghadapi skenario tipe 'Kematian Stalin," katanya kepada The Sun dikutip dari AFP.

"Saya tidak dalam kondisi yang brilian dan saya sadar ada rencana darurat di sana. Para dokter punya segala macam pengaturan tentang apa yang harus dilakukan jika ada yang salah."

Johnson yang baru saja dikaruniai anak lelaki ini mengumumkan bahwa dia terinfeksi Covid-19 pada tanggal 27 Maret, namun dia meyakinkan hanya mengalami gejala ringan. Namun pada kenyataannya dia belum sembuh setelah seminggu melakukan isolasi diri.

Awalnya dia mengatakan bahwa dia tak ingin pergi ke rumah sakit, namun dokter berkeras untuk membawanya ke rumah sakit karena kadar oksigennya rendah.

"Melihat ke belakang, mereka benar memaksa saya pergi ke rumah sakit," katanya, dilansir dari CNN Indonesia.

Dia dibawa ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan pada 5 April untuk tes lebih lanjut tetapi dalam waktu 24 jam dipindahkan ke perawatan intensif.

Pemimpin partai Konservatif menghabiskan tiga hari mendapatkan bantuan oksigen. Setelah itu kondisinya berangsur membaik.

Dalam wawancara tersebut, Boris Johnson sempat berpikir bagaimana dia bisa sembuh dari penyakit tersebut, dia tak berpikir bahwa dia akan mati.

Johnson mengatakan pengalaman itu membuatnya lebih bertekad untuk melawan penyakit dan mengembalikan negara ke keadaan normal.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Boris Johnson Namai Anaknya dengan Nama Dokter yang Merawatnya dari Covid-19"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved