Corona di ntt

VIDEO - Dampak Pasar Ditutup, Pedagang: Kalau Tidak Jualan Kita Mau Makan Apa

VIDEO - Dampak Pasar Ditutup, Pedagang: Kalau Tidak Jualan Kita Mau Makan Apa

VIDEO - Dampak Pasar Ditutup, Pedagang: Kalau Tidak Jualan Kita Mau Makan Apa

POS-KUPANG.COM |LEWOLEBA - Pemerintah Kabupaten Lembata telah menutup sejumlah pasar desa sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan Covid-19.

Dampaknya banyak pedagang yang kesulitan menjual hasil komoditi mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Di Kecamatan Omesuri, pemerintah sementara masih membuka Pasar Balauring supaya aktivitas ekonomi tidak lumpuh total.

VIDEO - Dua Pelajar Ini Dapat Hadiah dari Petugas Posko Covid Perbatasan Nangapanda

VIDEO - Petugas Dinas Perhubungan dan Tim Covid-19 Periksa Pelaku Perjalanan di Perbatasan

VIDEO -- NTT Zona Merah Lagi, 9 Warga Positif Covid-19, Terbanyak di Kupang

Para pedagang yang menggelar lapak di sana pun datang dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Omesuri yang terdampak kebijakan penutupan pasar. Banyak pedagang yang biasa berjualan di Pasar Walangsawa pun tetap datang ke Pasar Balauring untuk menjual dagangan mereka.

Sejumlah pedagang mengaku harus tetap berjualan di pasar untuk bisa tetap bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Salah satunya adalah Haja Somi, pedagang dari Desa Leubatang. Pagi-pagi dia sudah datang ke Pasar Balauring untuk menjajakan barang jualan. Di tengah masa Pagebluk Covid-19, Haja Somi tetap harus berjualan di pasar untuk terus menyambung hidup.

"Pasar tutup ini kita mau makan bagaimana, minum kopi, beli gula, uang di mana. Susah sekali karena pasar tutup. Kita cari uang di mana. Kalau tutup semua kita cari makan di mana," keluh Haja Somi saat ditemui di Pasar Balauring, Rabu (29/4/2020).

Karena Pasar Walangsawa ditutup sementara, dia terpaksa harus berjualan di Pasar Balauring.

"Ini baru pertama kali saya berjualan di sini," ujarnya.

Keluhan yang sama juga diutarakan pedagang asal Desa Meluwiting yang bernama Maria. Kepada POS-KUPANG.COM, Maria mengaku tidak ada penghasilan sama sekali jika tidak berjualan di pasar. "Pemasukan tidak ada. Dapat uang susah. Sejak Pasar Walangsawa tutup kami datang ke sini. Pokoknya dari Walangsawa Peuuma semua ke sini," jelas Maria.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Jhony Simon Lena
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved