Update Covid 19 di Belu: ODP Bertambah Dua Lagi

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Belu bertambah dua orang lagi dari 9 orang menjadi 11 orang.

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau. 

Update Covid 19 di Belu: ODP Bertambah Dua Lagi

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Belu bertambah dua orang lagi dari 9 orang menjadi 11 orang.

Sesuai data monitoring Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Rabu (20/4/2020) menunjukan, jumlah ODP sebanyak 9 orang dan hingga Kamis (30/4/2020) pukul 14.00 Wita, jumlah ODP menjadi 11 orang atau bertambah dua orang. Sedangkan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, SE dalam siaran persnya mengatakan, walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.

Berdiam diri di rumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Menurut Cristoforus, data monitoring dari wilayah kerja 17 puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan se-Kabupaten Belu hingga Kamis, 30 April 2020 pukul 14:00 Wita menunjukan, jumlah Pelaku Perjalanan Berisiko dalam Pantauan sebanyak 334 orang berkurang sebesar 29 orang dari jumlah kemarin sebanyak 363 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 71 orang, berkurang 60 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP hari ini 11 orang.

Kim Jong Un Disebut Meninggal, Terungkap 5 Fakta Misterius Sang Istri Ri Sol Ju! Hobi Disorot Dunia

Syahrini Sesumbar Cantik Alami, Sosok Ini Bongkar Keanehan di Tubuh Isteri Reino Barack, Apa Itu?

Cristoforus mengatakan, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan anjuran World Health Organization (WHO) agar semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada tenaga medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved