Kelompok Warga Miskin, Janda, Duda dan Penyandang Distabilitas Jadi Prioritas Penerima BLT Dana Desa

pemerintah desa melalui tim relawan yang telah dibentuk masih melakukan pendataan warga miskin calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) dari dana d

Penulis: Dion Kota | Editor: Ferry Ndoen
zoom-inlihat foto Kelompok Warga Miskin, Janda, Duda dan Penyandang Distabilitas Jadi Prioritas Penerima BLT Dana Desa
istimewa
ilustrasi BLT Dana Desa

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota

POSKUPANG. COM | SOE - Hingga saat ini pemerintah desa melalui tim relawan yang telah dibentuk masih melakukan pendataan warga miskin calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa.

Dalam penyaluran bantuan BLT, Pemerintah desa memprioritaskan kelompak warga miskin, janda, duda dan warga penyandang distabilitas yang belum diakomudir dalam PKH dan Bansos Rastra.

Kepala Desa Oof, Kecamatan Kuatnana,Yeremias Niko Bety yang dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Jumat (1/5/2020) pagi menjelaskan, dari total dana desa 1,5 Miliar lebih, 35 persennya atau 500 juta lebih dialokasikan sebagai BLT bagi warga miskin terdampak Covid 19. Ditargetkan ada sekitar 200 lebih KK yang akan menerima BLT dengan besar 600 ribu per bulan selama tiga bulan kedepan.

" Tim relawan masih sementara melakukan pendataan calon penerima BLT. Hingga kemarin sudah ada 186 KK yang terdaftar. Kita utamakan bagi kelompok warga miskin, janda, duda dan warga yang cacat permanen," jelas Niko.

Usai melakukan pendataan lanjut Niko, data calon penerima BLT akan ditetapkan dalam musyawarah di tingkat desa. Selain melakukan pendataan calon penerima BLT, pemerintah desa Oof saat ini sementara menyiapkan dokumen perubahan APBDes guna memasukan alokasi program BLT dalam APBDes 2020.

Plt Kadis PMD TTU Tegaskan Prinsip Penerima BLT Dana Desa Tak Boleh Dobel, Simak Liputannya

" Kita target tanggal 5 Mei kita lakukan perubahan APBDes. Jika sudah selesai, maka BLT sudah bisa disalurkan dalam bulan Mei ini," jelasnya.

Kiper Persib Bandung Sebut Program Latihan Madiri Membantu Pemain Jaga Kebugaran, Ini Kata Made

Terpisah, Kepala Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, Eustakhius Leonard mengatakan, dari total 1,4 Miliar dana desa, 35 persen atau sekitar 500 juta akan dialokasikan untuk BLT kepada 200 KK miskin di wilayah Desa Oebelo.

Saat ini tim relawan masih melakukan pendataan warga miskin yang belum masuk sebagai penerima Bansos Rastra dan PKH guna dimasukan sebagai penerima BLT dana desa. Ditargetkan, pasca melakukan perubahan APBDes, pihaknya akan langsung menyalurkan BLT dana desa.

Ini Pendaftar Kartu Prakerja yang Dipertimbangkan Lolos, Cuma 2 Kategori, Simak Penjelasannya

" Tim relawan masih menyisir warga miskin yang tidak masuk sebagai penerima manfaat Bansos Rastra dan PKH. Usai didata, kita bawa ke musyawarah tingkat desa untuk ditetapkan. Setiap KK akan menerima bantuan uang tunai 600 ribu per bulan selama tiga bulan ke depan," pungkasnya. (din)

ilustrasi BLT Dana Desa
ilustrasi BLT Dana Desa (istimewa)
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved