Update Covid 19 di Belu: 60 ODP Selesai Masa Pemantuan

Pelaku Perjalanan Berisiko dalam Pantauan sebanyak 363 orang, berkurang sebanyak 19 orang dari jumlah kemarin sebanyak 382 orang.

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau. 

Update Covid 19 di Belu: 60 ODP Selesai Masa Pemantuan

POS KUPANG.COM| ATAMBUA-----Sebanyak 60 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Belu telah selesai masa pemantuan. Sampai dengan keadaan Rabu (29/4/ 2020) pukul 14.00 Wita, jumlah ODP di Kabupaten Belu sebanyak sembilan orang.

Jumlah Pelaku Perjalanan Berisiko dalam Pantauan sebanyak 363 orang, berkurang sebanyak 19 orang dari jumlah kemarin sebanyak 382 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Demikian data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Rabu, 29 April 2020 Pukul 14:00 Wita. Data tersebut merupakan hasil monitoring dari wilayah kerja 17 puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan se Kabupaten Belu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, SE mengatakan, jumlah Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan sebanyak 363 orang, berkurang 19 orang dari jumlah kemarin sebanyak 382 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 69 orang, berkurang 60 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP hari ini 9 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.

Berdiam diri di rumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

Menurut Cristoforus bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

Geliat Warga Kambajawa Buat Masker, Ainun Raup Rp 4 - 6 Juta Dalam Satu Bulan

PON Ditunda, Atlet Kempo NTT Tetap Jalankan Latihan Fisik dan Teknik

Disampaikan juga agar Para Lurah merekrut relawan Covid-19 di masing-masing kelurahan dengan rincian kelurahan yang memiliki kurang dari 35 RT dapat merekrut 15 orang relawan dan kelurahan yang memiliki lebih dari 35 RT merekrut 20 orang relawan. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jeanahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved