Bupati Malaka Perintahkan Inspektorat Mintai Keterangan Oknum Guru ASN yang Bersitegang di Barada
laporan ada oknum guru ASN yang bersitegang dengan petugas jaga Posko Covid 19 di Desa Barada, Kecamatan Botin Leobele.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Bupati Malaka Perintahkan Inspektorat Mintai Keterangan Oknum Guru ASN yang Bersitegang di Barada
POS-KUPANG.COM I MALAKA--Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH berang ketika mendapatkan laporan ada oknum guru ASN yang bersitegang dengan petugas jaga Posko Covid 19 di Desa Barada, Kecamatan Botin Leobele.
Pasalnya, oknum guru ASN yang selama ini mengabdi di salah satu sekolah di Weliman, mempertanyakan soal aturan penjagaan petugas posko covid 19 di desa itu.
Disaksikan Pos-Kupang.com di Desa Barada, Selasa (28/4), Bupati Malaka bersama Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno, Dandim 1605 Belu, Letkol (Inf) Ari Dwi Nugroho bersama Sekda Malaka, Donatus Bere, S.H, beberapa pimpinan SKPD, melakukan safari keliling wilayah kecamatan ini.
Saat tiba di Desa Barada, Kepala Desa, Yosep Bria memberikan laporan terkait ada oknum guru ASN yang bersitegang dengan petugas posko covid 19 di Desa Barada. Saat itu, oknum guru ini melintasi area posko itu, jalur jalan dipasang tanda larang.
Lanjut Yosep Bria, petugas Linmas yang bertugas di posko kemudian membukakan kayu palang untuk oknum guru bersangkutan melintas. Setelah melewati beberapa meter, oknum guru kembali dan menanyakan kepada petugas soal aturan penjagaan di posko.
Yosep Bria juga melaporkan soal langkah-langkah yang dilakukan pihaknya dalam upaya mencegah penyebaran virus corona. Warga diwajibkan mengenakan masker dan tidak melaksanakan kegiatan hajatan maupun melarang warga keluar daerah.
Terhadap laporan Kepala Desa ini, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran langsung memerintahkan Kepala Inspektorat untuk segera memanggil oknum ASN bersangkutan untuk dimintai keterangan.
"Namanya ASN harus jadi panutan bukan saling bersitegang dengan petugas Posko. Kepala Inspektorat dan pak sekda tolong segera panggil oknum guru tersebut dan mintai keterangan," kata Bupati Stefanus.
• Kronologi Lengkap Gadis 13 di Labuan Bajo Dicabuli di Bukit Cinta
• Polisi Diharapkan Segera Tangkap Pelaku Pencabulan Gadis 13 Tahun di Labuan Bajo
Terhadap bahaya covid 19, Bupati Malaka berpesan kepada warga untuk taati aturan protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.(Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)