1 PDP Meninggal di Mabar, Dikubur Sesuai Protokol Covid-19
Seorang laki-laki berinisial AS (30) berstatus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar)
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
1 PDP Meninggal di Mabar, Dikubur Sesuai Protokol Covid-19
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Seorang laki-laki berinisial AS (30) berstatus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), meninggal dunia.
AS meninggal dunia di ruang isolasi RSUD Komodo Labuan Bajo, Selasa (27/4/2020) sekitar pukul 07.30 Wita.
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Mabar, Agustinus Ch Dula mengatakan, AS telah dimakamkan sesuai protokol penanganan Virus Corona (Covid-19).
"Pemulasaran dan bungkus jenazah serta paku peti sampai kuburnya ikut SOP dan Protap Covid-19," kata Agustinus Ch Dula yang juga Bupati Kabupaten Mabar saat dihubungi POS-KUPANG.COM pada Selasa malam.
AS dikuburkan pada Selasa sore di lahan milik pemerintah daerah di Manjerite Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Tanjung Boleng, Kabupaten Mabar.
Sebelumnya diberitakan, Satu Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dikabarkan meninggal dunia, Selasa (24/4/2020).
PDP berinisial AS dan berjenis kelamin laki-laki itu meninggal di RSUD Komodo Labuan Bajo pada Selasa pagi.
Bupati Kabupaten Mabar, Agustinus Ch Dula saat dihubungi via pesan WhatsApp pada Selasa malam, membenarkan.
"Betul, tadi pagi (1 PDP meninggal)," katanya.
Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula menjelaskan, PDP yang tinggal di Kabupaten Mabar itu memiliki riwayat perjalanan ke Bima, Provinsi NTB pada 20 Maret 2020.
• Update Covid-19 NTT : 33 PDP di NTT Sembuh, Jumlah OPD Meningkat
• Update Covid-19 NTT : NTT Terima Alat PCR dan 40 Koli APD
• Erik Rede Pantau Perbatasan Nagekeo-Ende & Beri Bantuan dari Julie Laiskodat Untuk Tenaga Medis
Selanjutnya, AS kembali ke Labuan Bajo, Kabupaten Mabar pada 6 April 2020.
AS yang masuk ke RSUD Komodo pada 26 April 2020 malam langsung menjalani Rapid Tes dan hasilnya positif.
"Meninggal tadi pagi pukul 07.30 Wita dan pukul 10.30 Wita dilakukan pengambilan SWAB," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Assale Viana)