News
Keuskupan Atambua Turun ke Jalan Perangi Corona, Romo Ino dan Mitra Bagi 15 Ribu Masker dan Sembako
Keuskupan Atambua melakukan kegiatan sosial kemanusian berupa pembagian masker kepada masyarakat Atambua, Kamis (23/4).
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Teni Jenahas
POS KUPANG, COM, ATAMBUA - Tim Peduli Pencegahan Covid-19 Keuskupan Atambua melakukan kegiatan sosial kemanusian berupa pembagian masker kepada masyarakat Atambua, Kamis (23/4).
Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Yayasan Charitas Indonesia, Yayasan Charitas Keuskupan Atambua, Pengembangan Sosial Ekonomi dan Persatuan Dharma Bhakti.
Anggota tim membagikan masker kepada warga yang saat itu melintas di jalan, baik pejalanan kaki, pengguna kendaraan roda dua dan roda empat maupun penumpang kendaraan umum.
Warga sangat antusias menerima masker dan menyampaikan terima kasih kepada tim peduli pencegahan Covid-19 Keuskupan Atambua yang telah membagikan masker kepada warga.
Sipriano dan Yasinta Bere mengaku senang sekali mendapatkan masker gratis karena saat ini stok masker di tokoh dan apotek terbatas. Harga masker juga lumayan mahal, berkisar Rp 15.000 sampai dengan Rp 20.000 tergantung kualitas bahanya.
Pengurus Komsos Keuskupan Atambua, Romo Inosentius Nahak Berek, Pr mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan wujud kepedulian dari Keuskupan Atambua terhadap kondisi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Selain itu, Keuskupan Atambua bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat mendukung upaya pencegahan covid-19 dengan cara menggunakan masker. Untuk itu, masyarakat perlu diberikan edukasi menggunakan masker guna mencegah penularan covid-19.
Pengunaan masker ini bertujuan selain melindungi diri sendiri dari ancaman virus, juga menjaga orang lain dari penularan virus.
Menurut Romo Ino, Keuskupan Atambua menyiapkan sekitar 15.000 masker untuk dibagikan kepada masyarakat atau umat yang ada di wilayah keuskupan setempat yang meliputi, Kabupaten Belu, Malaka dan TTU.
"Kami siap bagikan sebanyak 15.000 masker untuk semua masyarakat dalam wilayah pelayanan Keuskupan Atambua dan semua masker tersebut dijahit sendiri oleh para biarawati dengan model dan spesifikasi sesuai standar kesehatan," ungkap Romo Ino.
Selain pembagian masker, Keuskupan Atambua juga menyiapkan paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat tidak mampu, terutama para lansia. Pembagian sembako dilaksanakan, Jumat (24/4). *