ULP Labuan Bajo Siap Layani Masyarakat Kabupaten Mabar 24 Jam

PT PLN (Persero) ULP Labuan Bajo siap melayani masyarakat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) selama 24 jam

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Labuan Bajo, Ambara Natha 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Sebagai perusahaan penyedia jasa kelistrikan, PT PLN (Persero) ULP Labuan Bajo siap melayani masyarakat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) selama 24 jam.

Demikian ditegaskan Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Labuan Bajo, Ambara Natha saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Kamis (23/4/2020).

"PT PLN (Persero) ULP Labuan Bajo tetap siaga memberikan pelayanan kepada masyarakat Manggarai Barat 24 jam Non stop," ungkapnya.

Cegah Covid-19, Rumah Warga Desa Golo Lajang Kabupaten Mabar Disemprot Desinfektan

Ambara menjelaskan, bila terjadi gangguan listrik di rumah ataupun ada keluhan pelanggan, dipersilahkan untuk mengunduh (download) dan melaporkan via aplikasi PLN Mobile.

"Aplikasi ini tersedia di Playstore/appstore atau dapat juga menghubungi Contact Center (0380) 123 sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan pelayanan PLN saat berada di rumah," katanya.

Hasil Rapid Test di Sumba Timur, Enam Orang Positif

Pihaknya berkomitmen untuk konsisten memberikan pelayanan jasa kelistrikan kepada masyarakat, terlebih saat pandemi Covid-19.

Sementara itu, pihaknya juga berpesan kepada masyarakat agar secara bersama mendukung pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di daerah itu.

"Salah satu caranya dengan mengikuti instruksi pemerintah," ungkapnya.

Sebelumnya, Ambara juga mengungkapkan beban puncak pemakaian listrik di Labuan bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mengalami penurunan.

"Untuk beban puncak di Labuan Bajo sendiri biasanya sebelum mewabahnya Covid-19 di 11 Mega Watt, setelah adanya wabah Corona ini turun menjadi 8 Mega Watt," katanya.

Menurutnya, menurunnya konsumsi listrik tersebut dikarenakan banyak usaha perhotelan yang tidak beroperasi dan juga sesuai instruksi pemerintah untuk tdk beraktivitas di malam hari.

Selain itu, pada tingkat pelaku usaha pariwisata dan UKM lainnya yang menutup usahanya lebih awal menjadi faktor penyebab konsumsi listrik yang berkurang

"Pelaku usaha dan lainnya juga menutup usahanya lebih awal untuk mendukung pemerintah mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) ini," jelasnya.

"Mungkin sebagai contoh saja jajanan kuliner kampung ujung yg biasanya selalu rame di malam hari, saat ini sudah tutup," tambahnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Assale Viana)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved