Salam Pos Kupang

Ramadhan di Tengah Wabah Covid-19

BULAN Puasa atau Ramadhan bagi umat Islam tahun ini bakal dimulai pada tanggal 24 April 2020

Ramadhan di Tengah Wabah Covid-19
Dok
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - BULAN Puasa atau Ramadhan bagi umat Islam tahun ini bakal dimulai pada tanggal 24 April 2020. Puasa tahun ini dipastikan berlangsung dalam situasi wabah virus corona atau Covid-19, yang terus saja meningkat eskalasinya di Indonesia.

Menjalankan Puasa selama bulan Ramadhan merupakan suatu keutamaan bagi umat Islam. Bulan Ramadhan merupakan kesempatan berahmat untuk secara intens beribadah kepada Allah SWT sambil memohon ampunanNya. Untuk itu, umat harus bisa menahan diri dari makan dan minum dan hal-hal lain yang bisa membatalkan puasa.

Ansy Lema Desak KLHK Rincikan Anggaran untuk Kegiatan Penanganan Covid-19

Apakah dalam situasi wabah Covid-19 ini umat masih boleh menjalankan ibadah puasa? Sudah pasti boleh, namun harus juga mempertimbangkan protokol penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah, agar penyebaran virus yang bermula di Wuhan ini tidak terus meluas.

Antara lain, beribadah hanya berlangsung di rumah. Harus jaga jarak (physical distancing). Tidak boleh melakukan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan orang. Selalu mencuci tangan dan jaga imunitas tubuh.

UPDATE Corona Manggarai: 23 OPD Manggarai Selesai Dipantau

Semua pemimpin agama di Indonesia, termasuk pemimpin agama Islam, seperti MUI, NU dan Muhammdiyah, sudah menyatakan kesediaannya untuk melaksanakan protokol tersebut. Bahkan tiap hari kita mendengar para pemimpin agama terus menyerukan kepada umat untuk mematuhi protokol tersebut.

Karena bulan Puasa di Indonesia berkaitan erat dengan tradisi mudik sebagai kesempatan untuk bersilaturahmi dengan sanak keluarga, maka Presiden Joko Widodo pun sudah mengeluarkan larangan kepada masyarakat untuk mudik ke kampung halaman, terutama warga yang datang dari daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta daerah zona merah Covid-19 lainnya.

Mematuhi protokol penanganan Covid-19 memang bukan perkara mudah. Apalagi harus mematuhi larangan mudik ke kampung halaman. Tapi, mau tidak mau, kita harus patuhi larangan tersebut demi kemanusiaan. Demi kesehatan dan keselamatan saudara-saudara yang kita datangi kalau kita memaksakan mudik.

Kita pun mendukung protokol yang ditetapkan pemerintah, termasuk larangan untuk mudik ke kampung halaman kita. Kiranya larangan-larangan itu kita patuhi dengan sukarela dan penuh tanggung jawab. Bukan karena terpaksa. Kita pun tidak menginginkan Anda mendapat sanksi hanya karena melanggar kententuan-ketentuan tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan Anda melaksanakan ibadah dan bersilaturahmi, silakan melakukannya secara virtual, menggunakan media online. Rasanya untuk cara ini bukan lagi sesuatu yang asing. Tinggal saja setiap orang menggunakan aplikasinya, maka kebutuhan untuk mengikuti ibadah dan berkomunikasi dengan sesama umat dan keluarga bisa dilaksanakan dengan baik.

Semoga dengan demikian, tidak ada yang tidak bisa melaksanakan puasa selama bulan Ramadhan tahun ini. Begitu pun kualitas dan kuantitas puasa, kiranya tidak berkurang. Kita yakin, kalau niatnya kuat untuk berpuasa, maka kondisi sesulit apa pun pasti bisa diatasi. Selamat memasuki bulan Ramadhan dan selamat berpuasa. *

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved