Jokowi Baru Umumkan 2 Oranng Indonesia Positif Corona di Awal Maret, Pakar Sebut Ada Sejak Januari
Teka teki mengenai pasien infeksi virus corona Indonesia ramai-ramai dipertanyakan oleh para ahli dan sejumlah kepala negara mengenai jumlah Covid-19
Baca Juga: Sehabis Jokowi Bawa Angin Segar Tentang Perkembangan Covid-19, Kini Ikatan Dokter Indonesia Bilang Virus Corona Bisa Kalah dalam Tubuh: Begini Rahasianya...
Pandu mengatakan, penularan lokal yang tidak terdeteksi itu menyebabkan jumlah kasus Covid-19 melonjak, baik dengan gejala ataupun tanpa gejala.
"Jadi virus itu udah lama beredar di Indonesia, cuma kita kan terlena sekali menganggap enggak ada, Indonesia bebas virus. Itu yang membuat menjadi kondisinya seperti sekarang," ujar Pandu.
Pandu kemudian menjelaskan mengapa penularan lokal terjadi sejak awal tahun. Penularan lokal terjadi karena Indonesia masih membuka penerbangan ke lokasi yang terdampak Covid-19, yakni Wuhan, China.
Sebelum akhirnya China menerapkan kebijakan lockdown. "Artinya di antara penumpang yang bolak balik Wuhan-Jakarta itu dan lima kota lainnya di Indonesia, di Makassar, di Batam, sudah ada yang membawa virus," ucap Pandu.
“Dari data laporan pelayanan kesehatan masyarakat, itu sudah terjadi kenaikan orang dengan gejala kasus COVID-19 seperti demam, batuk, dan sesak napas. Data kasusnya melonjak sekali (sejak Januari), dan kemudian baru Maret ada laporan yang 3 orang positif COVID-19,” jelas Pandu, pada 6 Maret lalu.
Pernyataannya itu mengacu pada hasil analisis data surveillance milik Dinas Kesehatan DKI dan Kementerian Kesehatan, sehingga tidak ada alasan bahwa spekulasi ini tak sampai ke pemerintah.
"Jadi bukan data dari saya. Data itu sudah melaporkan, sudah menemukan kasus-kasus. Mereka sudah tahu kok, mereka sudah tahu," ujar Pandu, ketika dikonfirmasi kumparanSAINS pada Senin (20/4).
"Tapi kasus-kasus gejala COVID-19 itu kalau dites, waktu itu masih negatif, seharusnya mereka yang bertanya kok masih negatif? Jelas sekali kok gejalanya. Apakah labnya kurang bagus, mereka kan menyangkal terus. Mereka sudah tahu tapi mereka menyangkal. Saya bukan menemukan, saya hanya menganalisis data yang dimiliki oleh Kemenkes," lanjutnya.
Adapun Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama virus corona di Indonesia pada Senin (2/3/2020) lalu.

Ada dua warga Depok, Jawa Barat, yang dinyatakan positif terjangkit virus corona. Pasien 1 berumur 31 tahun dan pasien 2 berumur 64 tahun.
Pasien 1 diketahui sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang berdomisili di Malaysia. (Kumparan Sains/Kompas.com)
Sebagian Artikel ini sudah tayang di Grid.ID dengan judul: Baru Diumumkan Jokowi Awal Maret, Pakar UI Bilang Virus Corona Masuk Indonesia Sejak Januari: Pemerintah Sudah Tahu, Kok! https://fotokita.grid.id/amp/112114687/baru-diumumkan-jokowi-awal-maret-pakar-ui-bilang-virus-corona-masuk-indonesia-sejak-januari-pemerintah-sudah-tahu-kok?page=all