Ramadan 2020

Sedih, Gegara Corona,Deretan Tradisi Ramadan Ini Akan Hilang dari Masjid Istiqlal Tahun Ini

Gara-gara virus corona, Sejumlah tradisi Ramadan dipastikan akan hilang dari Masjid Istiqlal tahun ini.

Editor: Adiana Ahmad
NU Online
Shalat Tarawih 

Peniadaan takbir bersama dan salat Ied Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal dilakukan jika  penyebaran virus corona masih belum mereda.

Sebelumnya, pengelola Masjid Istiqlal telah resmi meniadakan 17 kegiatan biasa berlangsung pada bulan Ramadan, di antaranya salat tarawih, buka bersama, iktikaf, tausiah dan juga salat Ied.

Pelajari 4 Kiat ini Agar Puasa Kamu Aman di Tengah Pandemi Corona, Dijamin Manjur

Abu mengatakan keputusan tidak menyelenggarakan 17 kegiatan yang biasa dilakukan pada bulan Ramadan diambil untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 ketika masyarakat beribadah di Masjid Istiqlal.

Hal itu juga atas dasar imbauan Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia, dan Gubernur DKI Jakarta untuk menghentikan sementara kegiatan keagamaan di tempat ibadah di tengah pandemic Covid-19 dan pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Iya berdasarkan pertimbangan dari Kemenag, pemerintah pusat, dari Gubernur, akhirnya imam besar menginstruksikan kita tiadakan,” ucap dia.

Masih Ada Peluang

Namun, Abu menyebut tidak menutup kemungkinkan bahwa kegiatan Salat ied di Masjid Istiqlal bisa kembali dilaksanakan apabila penyebaran Covid-19 mulai menurun pada akhir Ramadan.

“Mungkin seandainya nanti Covid menurun pas akhir atau pertengahan puasa ini mungkin kan mulai dibicarakan lagi yang untuk Lebaran itu,” kata Abu.

Momen Puasa Terasa Berbeda Tanpa Sholat Tarawih dan Bukber

Masjid Istiqlal telah menghentikan kegiatan ibadah dan menutup area masjid sampai berakhirnya masa pemberlakukan PSBB di Jakarta pada 24 April mendatang.

Selama penutupan tersebut, lanjut Abu, tidak ada masyarakat yang berkunjung dan melaksanakan kegiatan ibadah di Masjid Istqlal. “Yang khusus datang ingin ibadah sudah enggak ada,” tuturnya.

Tarawih dan buka puasa bersama

Sebelumnya diberitakan, selama wabah virus corona, Masjid Istiqlal tidak akan menggelar salat tarawih berjamaah dan aktivitas keagamaan lainnya pada bulan Ramadan tahun ini demi mencegah meluasnya penularan Covid-19.

Kepala Protokol Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah mengatakan, pihak internal Masjid Istiqlal sudah memutuskan untuk meniadakan 17 program yang biasa dilaksanakan selama Ramadhan.

“Jadi untuk salat tarawih, buka bersama, iktikaf, tausiah itu semua dibatalkan ya, sudah resmi kemarin kami rapat, sudah ngga ada,” ujarnya ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (19/4/2020).

Abu mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan imbauan dari Kementerian Agama, Gubernur DKI Jakarta dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait penghentian kegiatan keagamaan di tempat ibadah demi mencegah penularan Covid-19.

Sholat Taraweh Dirumah Masing-Masing, Shabandar Sebut Bulan Puasa Ini Paling Menyedihkan

Untuk mengantisipasi kedatangan para jamaah, pihak pengelola juga sudah melakukan penutupan gebang masuk dan memasang tulisan imbauan di kawasan masjid.

“Sudah ada imbauan, sudah ditutup, banner-banner gede juga sudah dipasang. Insyaallah sejak kami tutup kemarin yang pertama sampai tanggal 19 April, terus diperpanjang lagi ke 24 April itu ngga ada yang datang,” kata Abu.

Namun, dari 17 program tersebut, pengelola masjid Istiqlal mengusahakan kegiatan santunan yatim dan zakat fitrah tetap bisa berjalan selama Ramadan.

Dua program tersebut akan dilaksanakan secara daring dan tidak mengumpulkan atau mendatangkan masyrakat di kawasan masjid.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved