Ketua KSPSI NTT : Banyak Perusahaan Rumahkan Karyawan
Mewabahnya virus Covid-19 begitu berdampak pada tenaga kerja di Provinsi NTT, baik tenaga kerja harian maupun bulanan.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso
Ketua KSPSI NTT : Banyak Perusahaan Rumahkan Karyawan
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Mewabahnya virus Covid-19 begitu berdampak pada tenaga kerja di Provinsi NTT, baik tenaga kerja harian maupun bulanan. Ada perusahaan yang sudah tidak aktiflagi sehingga merumahkan karyawannya.
Seperti perusahaan mutiara PT TOM yang telah merumahkan tenaga kerja autsorchingnya sekira 100 lebih orang dengan sistem shift-shiftan. Sehingga upahnya tidak sampai UMP.
Sampai saat ini KSPSI NTT masih mendata perusahaan-perusahaan lain yang melapor telah merumahkan karyawannya. Seperti Hotel, Rumah Makan, Mall-Mall, sopir taxi, dan toko-toko kecil yang merumahkan para tenaga kerja untuk mentaati aturan pemerintah di tengah pandemi covid-19.
Ketua KSPSI NTT, Stanis Tefa, ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, Senin (13/4/2020), mengatakan banyak tenaga kerja yang dirumahkan ini bukan kemauan perusahaan tapi mengikuti protokol pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.
Oleh karena itu bila ada kartu Prakerja dari pemerintah yang disiapkan Dinas Nakertrans maka para pekerja yang dirumahkan ini harus mendapatkan kartu tersebut.
"Karena bekerja secara shift maka dalam sebulan tenaga kerja seperti di PT TOM hanya bekerja selama 6 hari dalam sebulan. Itu berarti penghasilan yang didapat tidak sesuai dengan UMP. Penghasilan tidak cukup, bagaimana bisa hidup sebulan untuk memenubi kebutuhan sehari-hari, menyekolahkan anak, dan lainnya?," ujarnya.
Bila ada bantuan pemerintah dengan kartu Prakerja, Stanis sangat berterima kasih.
Ia berharap Dinas bisa berkoordinasi dengan KSPSI untuk pemberian kartu Prakerja karena perusahaan yang merumahkan karyawannya itu juga ada anggotanya.
Ia berharap wabah Covid-19 cepat berlalu. Bagi pekerja tetap mengikuti protokol pemerintah untuksocial distancing, phsyical distancing.
• DPRD NTT Sesalkan Kasus Dugaan Pemukulan Sekelompok Pemuda di Labuan Bajo
• Peduli Tukang Ojek Dampak Covid-19, Kapolres Manggarai Berbagi Kasih Sabun Cuci Tangan & Sembako
• Rayakan HUT ke 12, Bawaslu TTU Gelar Bakti Sosial ke Panti Asuhan SLB Benpasi
"Para pekerja harus taat aturan, pakai masker," tuturnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati)