Rabu, 13 Mei 2026

40 Siswa SMA Katolik Regina Pacis Bajawa Lolos SNMPTN

lembaga juga terus berharap agar dalam situasi apapun anak-anak haruslah tetap mengandalkan kekuatan Tuhan.

Tayang:
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kepala SMA Swasta Katolik Regina Pacis Bajawa, Hendriyanto Emanuel Ndiwa. 

40 Siswa SMA Katolik Regina Pacis Bajawa Lolos SNMPTN

POS-KUPANG.COM | BAJAWA --Tahun ini, sebanyak 40 siswa SMA Katolik Regina Pacis, Bajawa di Kabupaten Ngada lolos ke sejumlah perguruan tinggi negeri melalui jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

Jumlah ini jauh lebih banyak jika dibanding tahun sebelumnya, yang meloloskan 35 siswa.

Para siswa ini, lolos SNMPTN 2020 di Undana Kupang, Udayana Bali, Unair Surabaya, Unimor Timor, dan Musamus Merauke. Dengan demikian sejak tahun 2014/2015, SMA swasta di Flores, NTT ini sudah meloloskan 131 siswa melalui jalur ini.

Kepala SMA Katolik Regina Pacis, Hendriyanto Emanuel Ndiwa, ST, mengatakan, hal yang sebelumnya dianggap sulit, karena sekolah ini berstatus swasta, kecuali sekolah negeri jauh lebih mudah kata orang. Namun anggapan itu rupanya sudah tak relevan.

Ternyata, status sekolah apakah itu swasta atau negeri sama-sama berpeluang merebut ‘tiket’ masuk perguruan tinggi negeri, asalah memiliki kemampuan.

Apalagi setelah dua kali akreditasi dalam waktu 10 tahun terakhir, SMA Katolik Regina Pacis Bajawa tercatat sebagai sekolah swasta terakreditasi A. Jadi, dengan predikat ini tidak ada lagi dikotomi negeri dan tidak negeri.

"Keluarga besar SMA Katolik Regina Pacis memberi apresiasi kepada para siswa yang sudah berjuang maksimal. Dan, 40 siswa kelas akhir tahun ini telah menunjukkan kerja keras sehingga mampu berkompetisi dengan banyak siswa dari berbagai daerah. Tentu ini tidak mudah," ujar Herdin, Senin (13/4/2020).

Herdin mengaku sangat bersyukur atas pencapaian itu.

"Kita bersyukur kepada Tuhan akan prestasi anak-anak. Meski di tengah situasi tidak kondusif karena ‘didera’ pandemi Covid -19, anak-anak kita tetap semangat berjuang. Kita percaya semangat ini karena Tuhan turut bekerja," kata Herdin.

Selain menyampaikan rasa syukur dan memberi proficiat kepada siswa, Herdin, memberikan apresiasi kepada para guru yang telah memberi peran maksimal dalam mendampingi para siswa.

Dalam situasi sulit karena wabah corona tetap memberikan prestasi yang baik dan membawa nama lembaga.

"Ini tentu tidak mudah, karena membutuhkan kerja keras, antara siswa dan guru. Terima kasih untuk bapak ibu guru yang selalu membimbing anak-anak dengan penuh dedikasi dan cinta yang tulus," katanya.

Ia menyatakan peran Komite sekolah, para orang tua siswa dan yayasan, juga merupakan komponen yang ikut mendongkrak prestasi para siswa.

Ia berpesan, agar anak-anak selalu mengedepankan semangat rendah hati, cinta damai, dan memiliki kepekaan sosial.

Selain itu, lembaga juga terus berharap agar dalam situasi apapun anak-anak haruslah tetap mengandalkan kekuatan Tuhan.

Ia menambahkan, agar para siswa terus menghayati lima keutamaan, yakni: kejujuran, kedisplinan, tanggung jawab, kerja sama dan kerja keras. Keutamaan-keutamaan ini sudah menjadi kultur sekolah ini.

"Karenanya, dimanapun pergi dan berada, semoga roh ini selalu dihayati dalam dihidupi, dirawat, sebagai modal dalam setiap perjuangan hidup untuk meraih sukses," ujarnya.

Sementara itu, Maya Lobo, siswa yang lolos SNMPTN kedokteran Undana Kupang menyatakan sukacitanya karena dari 22 yang dibutuhkan masuk pendidikan kedokteran, dirinya juga termasuk.

"Semua terjadi berkat Bunda Recis dan para guru Recis yang luar biasa dalam membimbing kami tak kenal lelah. Dan juga orang tua yang selalu memberikan dorongan motivasi yang luar biasa," kata Maya.

Kepada almamaternya, Maya berharap tetap memberi warna khas dengan kedisiplinan. Tetap menjadi sekolah favorit, dengan tagline "Elitis dalam mutu dan populis dalam pelayanan,".

Kelelahan Karena Ambil Asam di Kebun, Pria asal Sikka Ditemukan Tak Bernyawa Lagi, Simak Kata Saksi

TPDI Minta Gubernur NTT Bongkar Dugaan Korupsi Pantai Pede

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Belajar dari Rumah TVRI untuk PAUD TK SD SMP SMA/SMK

Posko Jaga di Dadiwuwu Diperketat, yang Masuk dan Keluar Kota Mbay Wajib Gunakan Masker

Sementara salah seorang guru yang fokus dalam layanan/fasilitasi siswa menuju SNMPTN, Leksi Ea, mengatakan, lolosnya 40 siswa melalui jalur ini memberi legitimasi kepada SMAK Regina Pacis sebagai sekolah yang mampu berkompetisi ke Perguruan Tinggi Negeri.

Kerja sama semua elemen di sekolah ini menjadi energi yang positif dalam berkompetisi, sehingga membentuk siswa berkarakter yang siap berkompetisi di level manapun dan dalam bidang apapun.

"Saya yang mengurus anak-anak untuk tes masuk SNMPTN, sangat bangga karena setiap tahun selalu mengalami peningkatan. Puji syukur pada Bunda Recis dan semoga anak-anak sukses untuk perjuangan mereka selanjutnya," ujar Leksi.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved