Kelawar dari Goa Asal Virus Corona Diteliti Ilmuan China, Virus Pindah ke Hewan Sebelum ke Manusia
Namun hingga kini, hampir semua pihak hanya mengetahui virus tersebut berawal dari China tapi belum mengetahui asal muasal virus yang kini disebut Cov
Kelawar dari Goa Asal Virus Corona Mulai Diteliti Ilmun China, Virus Pindah ke Hewan Sebelum ke Manusia
POS KUPANG.COM -- Penyebaran virus corona sudah mencamapi berbagai belahan bumi dan sudah membunuh ribuan nyawa manusia
Namun hingga kini, hampir semua pihak hanya mengetahui virus tersebut berawal dari China tapi belum mengetahui asal muasal virus yang kini disebut Covid-19 itu
Berbagaii spekulasi bermunculan mengenai sumber virus. Dugaan sementara virus tersebut berasal dari hewan liar seperti kelelawar dan tringgiling
Namun belum ada penelitian yang memastikan hewan sumer virus ini
Para ahli menduga, virus ini berasal dari kelelawar yang ditangkap dan dijual di pasar Wuhan dan selanjutnya virus berpindah pada manusia dan terus berkembang
Untuk memastikan hal itu, laboratorium di China melakukan penelutian langsung di sarang kelelawa yang ada di sebua goa
Sebuah laboratorium di Wuhan, China, disebut meneliti kelelawar dari goa yang diyakini menjadi asal wabah virus corona.
• Vicky Shu Dibilang Manis di Foto Unggahan, Vega Sebut Manis Banget, Pakai Gula Biang Nih Pasti!
• TERBARU, Lima Warga NTT Positif Corona, 2 Orang di Rote
• Mertua Pasien Virus Corona Isolasi di Lapas Penfui Kupang, Sempat Cium Hidung dengan Ponakan
• Pria Jepang ini Masuk Islam Setelah Lihat Kalimat Syahadat dan Cari Ilmu ke Madinah, Dikira Yakuza
Kabar itu memantik teori konspirasi bahwa penyakit mematikan itu bocor dari Institut Virologi Wuhan, bukan dari Pasar Seafood Huanan sepertu yang selama ini diyakini.
Laboratorium itu dilaporkan melakukan eksperimen dari kelelawar yang ditangkap goa di kawasan Yunnan, sekitar 1.600 km jauhnya.
Pelacakan urutan genome Covid-19 itu menunjukkan bahwa asal patogen itu berasal dari kelelawar yang ditangkap di daerah Yunnan

Tetapi, virus itu dipercaya melompat dahulu ke hewan, sebelum menjangkiti manusia melalui Pasar Seafood Huanan yang berlokasi di Wuhan.
Dikutip Daily Mail via Daily Mirror Minggu (12/4/2020), penelitian itu disebut menggunakan dana 3,7 juta dollar (Rp 58,5 miliar) dari pemerintah AS.
Kabar tersebut memunculkan anggapan bahwa institut virologi, bukan Huanan, adalah sumber sebenarnya wabah yang sudah menular ke 193 negara itu.
Baik politisi hingga sejumlah organisasi mengecam pendanaan AS dipakai untuk eksperimen binatang yang berbahaya dan kejam di ibu kota Provinsi Hubei itu.