Paskah 2020
Uskup Maumere Keluarkan Seruan Pastoral Hadapi Wabah Virus Corona
Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, Pr mengeluarkan seruan pastoral dalam rangka menghadapi wabah virus corona
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
Uskup Maumere Keluarkan Seruan Pastoral Hadapi Wabah Virus Corona
POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu, Pr mengeluarkan seruan pastoral dalam rangka menghadapi wabah virus corona bagi para imam, biarawan/wati dan umat.
Seruan Uskup Maumere yang dikeluarkan tanggal 30 Maret 2020 lalu yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Maumere, Jumat (10/4/2020) sore sebagai berikut,
"Umat Beriman yang terkasih, Meneruskan Seruan Pastoral Menghadapi Wabah Virus Corona
(Covid-19) di wilayah Keuskupan Maumere pada tanggal 20 Maret 2020 yang lalu, sambil mempertimbangkan :
1. Surat Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) No.13.A Tahun 2020 tentang status darurat
menghadapai wabah virus corona (covid-19) sampai dengan
29 Mei 2020.
2. Maklumat Kapolri Nomor:Mak/2/11/2020 tentang dalamKepatuhan penanganan penyebaran virus corona (covid-19) terhadap kebijakan pemerintah.
3. Peningkatan jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Korban Meninggal akibat virus corona dalam sebulan terakhir.
4. Dektrit Kongregasi Ibadat llahi dan Tatatertib Sakramen dari Tahta Suci mengenai Perayaan Pekan Suci dalam situasi pandemic covid-19 yang dikeluarkan pada 19 Maret 2020.
Dengan ini saya menyerukan beberapa hal berikut Meniadakan semua kegiatan gerejani yang melibatkan banyak orang sampai dengan tanggal 29 Mei 2020.
Seruan Pastoral Uskup Keuskupan Maumere, Menghadapi Nabah Virus Corona Perayaan Pekan Suci dilakukan secara sederhana hanya di Gereja Katedral dan Gereja Paroki (pusat paroki) tanpa dihadiri umat. Umat bisa merayakan di rumah melalui siaran live streaming dan siaran radio (bukan rekaman) dengan menyiapkan tempat yang layak dan sikap liturgis yang pantas, sambil tetap memperhatikan phisycal distance jaga jarak).
Bagi umat yang tidak bisa mengikuti perayaan melalui radioatau televisi, wajib beribadat di rumah masing-masing.
Perayaan Pembaharuan Janji Imamat dan PemberkatanMinyak-Minyak Suci ditunda pada kesempatan lain
Perayaan Minggu Kerahiman ditingkat Keuskupan dibatalkan.
Jika ada perubahan berkenaan dengan masa pandemic Covid- 19 akan disampaikan kemudian.
Akhirnya saya tetap menyerukan agar para imam,biarawan/wati dan umat beriman untuk taat pada ketentuan-ketentuan pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) untuk melindungi diri dan sesama. Berkat Tuhan, perlindungan Kristus Raja Semesta Alam dan Doa Bunda Segala Bangsa senantiasa menyertai perjuangan hidup kita. Tuhan memberkati.
Maumere, 30 Maret 2020, Uskup Maumere, Mgr.Ewaldus Martinus Sedu, Pr.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)