Corona di NTT

VIDEO - Pekan Suci dan Hari Raya Paskah, Kapolda NTT Imbau Umat Katolik dan Kristen

VIDEO - Pekan Suci dan Hari Raya Paskah, Kapolda NTT Imbau Umat Katolik dan Kristen

VIDEO - Pekan Suci dan Hari Raya Paskah, Kapolda NTT Imbau Umat Katolik dan Kristen

POS-KUPANG.COM | KUPANG –  VIDEO - Pekan Suci dan Hari Raya Paskah, Kapolda NTT Imbau Umat Katolik dan Kristen.

Umat Katolik dan Kristen akan mulai merayakan rangkaian hari Raya Paskah tahun 2020. Rangkaian perayaan akan dimulai pada perayaan Kamis putih yang akan berlangsung Kamis (9/4/2020) besok.

VIDEO - Update Covid 19 : Penumpang KM Lambelu Dikarantina di SCC Maumere

VIDEO - Cegah Covid -19 : Bagi Masker, Cuci Tangan, Ini Kiat Satlantas Polres Sikka Cegah Corona

VIDEO – Cegah Corona di NTT : Tetua Adat Detunggali-Ende Menghardik Virus Corona Saat Ritual Adat

Dalam situasi waspada terhadap penyebaran Virus Corona, Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Hamidin memberi imbauan kepada umat nasrani di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk tetap menaati protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah dan maklumat Kapolri.

Dalam situasi saat ini, ia tetap mengharapkan agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah di rumah sesuai kebijakan pemerintah dan maklumat Kapolri. Hal ini, jelasnya, harus dilaksanakan dalam rangka menjaga keselamatan baik pribadi,  keluarga maupun masyarakat dari paparan Virus Corona.

"Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan paskah, harapan saya untuk menjaga keselamatan kita, menjaga keselamatan keluarga kita, menjaga keselamatan umat," ujar Irjen Pol Hamidin kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (8/4/2020) siang.

Jenderal bintang dua itu mengatakan, masyarakat diharapkan untuk tetap melaksanakan ibadah di rumah. "Saya mengimbau semua, untuk melaksanakan ibadah di rumah. Dengan melakukan ibadah di rumah, maka anda telah menyelamatkan keluarga, umat dan masyarakat NTT," kata Irjen Pol Hamidin.

Mantan Kapolda Sulawesi Selatan menjelaskan, negara tidak melarang warganya untuk melakukan ibadah, apalagi ibadah hari raya. Namun demikian, dalam situasi yang tidak normal seperti saat itu, masyarakat diharapkan untuk menaati kebijakan negara yang dituangkan dalam protokol kesehatan dan maklumat Kapolri.

"Kita bukan larang untuk beribadah, tetapi larangan itu adalah larangan berkumpul termasuk di tempat ibadah," jelasnya.

Irjen Hamidin juga mengatakan bahwa pihaknya telah mengundang dan berkoordinasi dengan para tokoh agama untuk meniadakan sementara kegiatan keagamaan yang bersifat mengumpulkan banyak orang. Selain itu, ia memberi apresiasi kepada para diaspora NTT yang memutuskan untuk tidak berlibur di NTT selama situasi masih waspada Corona.

Pihak Polda NTT, kata Irjen Hamidin akan menindak tegas pelanggar yang tidak mengindahkan protokol kesehatan dan maklumat Kapolri khususnya yang tetap melakukan konsentrasi massa atau yang mengumpulkan orang banyak.  Rabu, 08/04/2020  (POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Ingat SUBSCRIBE, SHARE dan tinggalkan jejak di kolom KOMENTAR.

Update info terkini :via: https://kupang.tribunnews.com/

Instagram poskupangcom : https://www.instagram.com/poskupangcom/?hl=id

Facebook : POS-KUPANG.COM: https://bit.ly/2WhHTdQ

Penulis: Ryan Nong
Editor: Jhony Simon Lena
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved