TERUNGKAP! Cara KKB Papua Menyusup ke Freeport dan Tembaki Karyawan,Usai Sosialisasi Corona Covid-19

Kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua bisa menyusup ke PT Freeport Indonesia dan menembaki karyawannya

Editor: Bebet I Hidayat
Facebook TPNPB
Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua 

Kapolda mengatakan jajarannya bersama TNI dan manajemen PT Freeport Indonesia akan segera mengevaluasi pengamanan kompleks perkantoran PTFI Kuala Kencana dan tempat-tempat vital dan strategis lainnya di kawasan itu.

Di sisi lain, katanya, tim gabungan Polri dibantu TNI tetap melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan di Kuala Kencana itu.

Kronologi KKB Papua Tembak 7 Karyawan Freeport

KKB Papua Joni Botak diduga berperan dalam penembakan terhadap 7 pegwai PT Freeport Indonesia di wilayah OB 1, kawasan perkantoran dan pemukiman karyawan.

Pasca-penembakan tersebut, TNI/Polri melakukan pengejaran dan penyisiran di area tersebut dan melakukan razia.

Dari hasil investigasi sementara, aparat keamanan mendapatkan informasi, bahwa penembakan itu dilakukan sedikitnya delapan orang.

Akhir-akhir ini, beberapa KKP Papua terpecah dan diisukan akan merebut kekuasaan yang selama ini dipegang oleh Goliat Tabuni.

Kondisi Goliat yang semakin renta membuat para KKB itu menjadikan area Freeport lahan peperangan.

Mengingat, di kawasan itu Goliat Tabuni tinggal. 

Namun, selama ini kawasan tersebut didiami oleh KKB Joni Botak.

Lantas bagaimana penembakan terhadap 7 karyawan Freeport terjadi? 

Anak Angkat Cristiano Ronaldo Menikah, Nitizen Tanya Di Mana CR7? Ternyata Bintang Juventus Mudik

Berikut kronologinya dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Teror KKB di Kawasan Freeport, Diduga Ulah Joni Botak hingga Lebih dari 8 Orang'.

1. Satu warga asing tewas

Ilustrasi: Sepak Terjang KKB Papua Joni Botak & Lekagak Telenggen, 2 Kubu yang Bersatu Mengincar PT Freeport
Ilustrasi: Sepak Terjang KKB Papua Joni Botak & Lekagak Telenggen, 2 Kubu yang Bersatu Mengincar PT Freeport (Kolase Youtube dan IST/Tribun Manado)

Graeme Thomas Weal (57), yang merupakan warga negara New Zeland tewas. Dia berprofesi sebagai konsultan layanan pusat.

"Dari aksi tersebut ada tiga korban, satu WNA asal New Zeland meninggal dunia dan dua WNI terluka," kata Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, kepada wartawan di Kantor Polsek Kuala Kencana, Senin sore.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved