Keringanan Biaya Listrik Bagi Pelanggan 450 dan 900 VA Dirasa Sangat Membantu

pelanggan 450 VA akan digratiskan selama tiga bulan, sedangkan pelanggan 900 VA akan dikenakan diskon 50 persen.

Keringanan Biaya Listrik Bagi Pelanggan 450 dan 900 VA Dirasa Sangat Membantu
POS KUPANG.COM/DION KOTA
Jimi Kau bersama sang istri

Keringanan Biaya Listrik Bagi Pelanggan 450 dan 900 VA Dirasa Sangat Membantu

POS-KUPANG.COM | SOE -- Rencana pemerintah untuk memberikan keringanan biaya listrik bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA selama tiga bulan kedepan dirasa sangat membantu masyarakat kecil.

Dimana, untuk pelanggan 450 VA akan digratiskan selama tiga bulan, sedangkan pelanggan 900 VA akan dikenakan diskon 50 persen.

Jimmy Lau, warga RT 16/RW 04, Kelurahan Nonohonis, Kecamatan Kota Soe yang merupakan pelanggan listrik 900 VA mengaku, senang dengan kebijakan tersebut.

Namun hingga saat ini teknis pemberian diskon 50 persen seperti apa dirinya belum mengetahui. Apakah harga pulsa listrik prabayar yang diturunkan ataukan kWh yang ditambah sebesar 50 persen.

"Teknis pemberian diskon 50 persen ini seperti apa kita belum tahu. Sehingga pemerintah perlu melakukan sosialisasi. Saya contohkan, saat ini jika kita isi listrik prabayar Rp.20.000 maka kita akan mendapatkan daya sebesar 13,5 kWh. Apakah dengan diskon ini harganya turun jadi Rp. 10.000 ataukah kita dapat penambah daya 50 persen dari biasanya," ungkapnya kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (1/4/2020).

Terpisah, pelanggan listrik 900 VA lainnya, Megi Fobia meminta pemerintah untuk memberikan sosialisasi terkait penerimaan bantuan keringanan biaya listrik tersebut.

Apakah dikhususkan bagi masyarakat miskin ataukah dikhususkan bagi masyarakat yang terdampak virus Corona ataukah semua pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA seluruhnya mendapatkan keringanan ini.

"Saya belum tahun apakah seluruh pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA dapat keringanan ini ataukah hanya khusus bagi yang masuk data masyarakat miskin dan terdampak virus Corona. Ini yang kita belum tahu," ujarnya.

Selain itu lanjut Megi, teknis penyaluran bantuan keringanan biaya listrik ini juga perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat mengetahui persyaratan atau prosedur untuk menerima bantuan tersebut.

Tak Jadi Darurat Sipil, Jokowi Pilih PSBB Cegah Pandemi Corona di Indonesia, Ini 3 Pertimbangannya!

Corona di NTT : Bupati Niga Ikuti Video Conference bersama Gubernur dan para Bupati/Walikota se NTT

Cara Mengalahkan Virus Corona, 4 Pasien Ini Ungkap Rahasia Sembuh dari Covid-19

"Pemerintah perlu melakukan sosialisasi terkait teknis penyaluran bantuan keringanan biaya listrik ini sehingga masyarakat tidak bingung," pintanya. (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved