Pasokan Sembako di Mabar Berkurang, Pemkab Minta ASDP Buka Penyeberangan Barang
(Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), meminta PT ASDP) Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo untuk membuka penyeberangan laut
Penulis: Gecio Viana | Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), meminta PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo untuk membuka penyeberangan laut, Senin (30/3)
Penyeberangan laut dibuka khusus untuk pengangkutan barang berupa kebutuhan sembako dari wilayah Sape, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hal ini dilakukan karena Kabupaten Mabar saat ini mengalami kekurangan sembako seperti telur, gula pasir dan jenis sembako lainnya.
Demikian disampaikan Plh Sekda Mabar, Ismail Surdi saat ditemui di kantor Bupati Mabar pada Senin (30/3)
"Ada laporan dari pak Kadis Disperindag, ada kelangkaan telur, gula, pokoknya sembako, tapi beras tidak, di Sape kami dengar telur dijual murah karena tidak bisa dibawa ke sini (Kabupaten Mabar) sehingga pak bupati pertimbangan untuk buka (penyeberangan kapal untuk angkut barang)," ungkapnya.
• Kenali Gejala Ringan Corona Selama Masa Inkubasi Dalam Tubuh Covid-19 Menular Lewat Droplet, Apa Itu
Namun demikian, pihaknya mewanti-wanti agar pihak PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo agar petugas kapal atau penumpang yang berada di kapal dilakukan pemeriksaan ketat.
Pemeriksaan kesehatan, pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan, lanjut Ismail, harus dilakukan demi mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).
"Kami mewanti-wanti untuk memperlakukan penumpang secara baik betul, misalnya mereka harus didesinfektan, harus memiliki kartu kuning dan pengecekan," paparnya.
Diakuinya, pengawasan dan pemeriksaan kesehatan akan dilakukan juga saat kapal feri tersebut tiba di pelabuhan. "Begitu naik dan turun dicek suhunya, ditambah lagi KKP kita juga lakukan pemeriksaan," katanya.
Dikonfirmasi terpisah, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo -Sape, Rudymahmudi membenarkan pihaknya telah menerima surat dari Pemkab Mabar.
Rudymahmudi menjelaskan, pihaknya telah membuka pelayanan penyeberangan kapal feri khusus untuk mengangkut barang pada Minggu (29/3). "Sudah dibuka penyeberangan kapal Sape-Bajo tanggal 29 Maret 2020," katanya.
Diakuinya, untuk pengawasan selanjutnya demi pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di area pelabuhan, Rudymahmudi menjelaskan semua instansi akan berperan melakukan pengawasan secara maksimal.
Diberitakan sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo menutup sementara penyeberangan di daerah tersebut mulai 26 Maret hingga 3 April.
Kebijakan ini diambil menyusul kebijakan Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk menutup akses penyeberangan laut dari dan ke Labuan Bajo demi mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).
General Manager PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Labuan Bajo -Sape, Rudymahmudi, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/3)
"ASDP mendukung apa yang disampaikan Pemda, dan kami sudah laporkan ke Dirut dan Semua direksi terkait penutupan penyeberangan dari Labuan Bajo -Sape dan Sape -Labuan Bajo, yaitu terhitung tanggal 26 Maret pukul 01.00 Wita hingga 3 April," katanya.