Virus Corona
Ridwan Kamil Kaget Hasil Rapid Test, 300 Warga Jabar Positif Corona, Kota Sukabumi Terbanyak
Ridwan Kamil Kaget Hasil Rapid Test, 300 Warga Jabar Positif Corona, Kota Sukabumi Terbanyak
Ridwan Kamil Kaget Hasil Rapid Test, 300 Warga Jabar Positif Corona, Kota Sukabumi Terbanyak
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam
POS-KUPANG.COM | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan lonjakan jumlah warga yang positif terpapar virus corona Covid-19 terjadi di Kota Sukabumi.
Melalui rapid test atau tes masif yang dilakukan sepekan lalu, ditemukan bahwa jumlah warga yang positif di Jawa Barat bertambah menjadi 300 orang.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan sekitar 300 orang yang terjangkit virus corona, terbanyak di Kota Sukabumi.
Mereka akan menjalani tes kembali melalui tes swab atau PCR untuk memastikan keakuratan hasil tes masif tersebut.
Lonjakan orang yang terdeteksi positif melalui rapid test ini, katanya, berada dalam sebuah kecamatan di Kota Sukabumi.
• Terkuak Kisah Cinta Nella Kharisma Dory Harsa, Penabuh Gendang Ganteng Didi Kempot, Bikin Ambyar!
• PM Israel Benjamin Netanyahu Dikarantina Setelah Penasihat Ultra-Ortodoksnya Ketahuan Positif Corona
"Hasil positif rapid test paling besar ini ada di luar dugaan, di Kota Sukabumi. Ini terjadi paling besar di seluruh kabupaten dan kota di Jabar," kata gubernur yang akrab disapa Emil ini di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (30/3/2020).
Emil mengatakan belum bisa melaporkan jumlah tambahan positif Covid-19 ini kepada pemerintah pusat.
Pihaknya baru akan melaporkan hasilnya setelah 300-an orang ini menjalani tes swab yang lebih akurat.
Sampai Senin (30/3/2020) siang di Jabar, katanya, baru tercatat 149 pasien positif corona, 660 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 5.293 orang dalam pemantauan (ODP).
Emil pun tidak menyangka lonjakan jumlah kasus positif akan muncul di Kota Sukabumi, bukannya di Bogor, Depok, atau Bekasi, yang selama ini berdekatan dengan Jakarta sebagai episentrum penyebaran virus corona.
"Kami sudah melakukan rapid test di 27 kabupaten dan kota di Jabar, kepada 22 ribu orang. Dilakukan di fasilitas kesehatan, door to door, dan drive thru. Dengan tes ini jadi lebih jelas peta persebarannya, ternyata muncul banyak di Kota Sukabumi," ujarnya.
• Pertandingan Liga 1 Ditunda, Goncalves Rela Potong 75 Persen Gaji, Persib Tetap Bayar Full Pemainnya
• VIDEO - Cegah Corona di NTT, Kapolsek Matawai La Pawu Ajar Masyarakat Cara Pembuatan Disinfektan
Emil mengatakan sudah menginstruksikan kepada Wali Kota Sukabumi untuk melakukan karantina wilayah parsial terhadap satu kecamatan, desa, atau kawasan, yang mengalami lenjakan jumlah pasien terdeteksi positif virus corona tersebut.
"Wali Kota Sukabumi sudah kami perintahkan melakukan tindakan-tindakan, sambil menungu tes kedua ini.